HETANEWS

Kejari Tangkap Pasutri di Kepahiang Bengkulu Pemeras Para Kades

Proses penangkapan pelaku pemerasan oleh Kejari Kepahiang Bengkulu.

Bengkulu, hetanews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang Bengkulu menangkap pasangan suami istri yang menjadi pengurus inti LSM. Mereka diamankan karena diduga telah memeras kepala desa terkait penyaluran dana desa.

Pelaku, SU (45) dan CS (40), ditangkap atas dugaan tindak pidana pemerasan terkait dana desa. Operasi tangkap tangan ini dilakukan di sebuah rumah makan di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, pada Selasa (30/7/2019).

"Benar sekitar pukul 11.00 WIB tim gabungan mengamankan oknum LSM bersama barang bukti," kata Kepala Kejari Kepahiang, Lalu Syaifudin, saat dikonfirmasi wartawan di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Rabu (31/7/2019).

Para pelaku ini diduga telah mengintimidasi dan memeras empat kepala desa. Mereka kemudian meminta uang Rp50 juta ke masing-masing kepala desa. Namun petugas mengamankan uang Rp30 juta dari kedua pelaku, diduga sebagai uang muka.

Empat kades yaitu Kades Babatan, Kades Desa Bayung, Kades Cirebon dan Kades Benuang Galing. Mereka masih menjalani pemeriksaan intensif kejaksaan selama 24 jam. Hasil pemeriksaan nantinya akan menentukan status perkara tersebut.

"Apakah termasuk perkara korupsi atau pidana umum, jika nanti masuk dalam ranah pidana umum, akan kita serahkan ke polisi," ujar dia.

Usai melakukan penangkapan dan pemeriksaan, petugas Kejari Kepahiang melakukan penyegelan terhadap kantor LSM yang berada di Kelurahan Dusun Besar Kepahiang.

Kemudian, petugas juga mengamankan RE (55) yang menjabat sebagai Sekretaris LSM untuk dimintai keterangan. Selain uang Rp30 juta, barang bukti lainnya yakni dua unit ponsel milik pelaku dan mobil jenis Toyota Hillux.

sumber: inews.id

Editor: sella.