HETANEWS

Indonesia dan Kolombia Sepakat Jalin Kerja Sama Kesehatan, Ini Isinya

Indonesia dan Kolombia sepakat jalin kerja sama kesehatan.

Jakarta, hetanews.com - Menteri Kesehatan RI, Prof Dr dr Nila Farid Moeloek, SpM(K) telah menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MSP) antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Republik Kolombia secara sirkular, di Bogor, Jawa Barat, Senin (29/7/2019).

Melalui MSP tersebut, kedua negara telah menyepakati untuk meningkatkan kerja sama kesehatan di bidang pelayanan kesehatan primer dan rujukan, promosi kesehatan dan pencegahan penyakit, pengendalian penyakit tidak menular, dan cakupan kesehatan semesta.

Pada kesempatan tersebut, Nila Farid Moeloek menyampaikan apresiasinya atas selesainya negosiasi pembahasan MSP antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan Perlindungan Sosial Republik Kolombia.

"Harapannya MSP tersebut dapat segera diimplementasikan melalui berbagai kegiatan kolaborasi yang konkret dan memberikan manfaat yang positif dalam meningkatkan status kesehatan di kedua negara," kata Nila seperti dikutip dari siaran pers yang diterima iNews.id, Selasa (30/7/2019).

Duta Besar Kolombia, Juan Camilo Valencia Gonzalez menyatakan, bahwa Pemerintah Kolombia siap mendukung implementasi MSP Bidang Kesehatan antara Republik Indonesia dan Republik Kolombia.

Kedua negara diharapkan dapat saling belajar dari pengalaman serta penanganan isu kesehatan di masing-masing negara untuk kemajuan bersama.

MSP Bidang Kesehatan Indonesia-Kolombia selanjutnya akan ditandatangani oleh Menteri Kesehatan dan Perlindungan Sosial Republik Kolombia, Juan Pablo Uribe Restrepo, di Bogota, Kolombia dan akan menjadi salah satu deliverables pada saat kunjungan Menteri Luar Negeri Republik Kolombia, Carlos Holmes Trujillo, ke Indonesia pada tanggal 12-13 Agustus 2019.

Acara penandatanganan MSP ini disaksikan oleh Duta Besar Republik Kolombia di Jakarta, Juan Camilo Valencia Gonzalez, yang mewakili Pemerintah Republik Kolombia, serta dihadiri oleh pejabat tinggi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

sumber: inews.id

Editor: sella.