HETANEWS

Viral Pria Berkaus Brimob Pukul Sopir Truk di Cianjur, Begini Ceritanya

Tangkapan layar video viral

Cianjur, hetanews.com - Video berdurasi 31 detik viral di media sosial. Di potongan video tersebut terlihat seorang sopir truk ditarik seseorang berkaus hitam dengan tulisan Brimob di bagian belakangnya.

Pantauan detikcom, video tersebut sempat diposting oleh akun Facebook bernama Raden Arya Nudatar datar, namun postingan tersebut sudah dihapus. Video itu juga diposting pemilik akun Iman Andoe berikut adegan saat mediasi dan permintaan maaf dari AF.

"JANGAN DITIRU!!!!
Seorang sopir truk pembawa mebel dikeroyok hanya karena berhenti sebentar untuk menanyakan alamat karena baru pertama kali mengantar ke daerah itu posisi jalan agak sempit menyebabkan sedikit macet,Oknum masyarakat dgn menggunakan seragam Brimob akhirnya bisa diamankan Polsek terdekat.Kejadian hari Sabtu 27 Juli 2019 Pukul 16:00 WIB,Di Kampung Cihea Cipetir Kec.Haurwangi Cianjur.." ungkap akun tersebut. Video itu dikomentari dan dibagikan ratusan warganet lainnya. 

Belakangan diketahui pelaku pemukulan bukanlah anggota Brimob, namun warga sipil yang menggunakan kaus bertuliskan kesatuan tersebut.

"Permasalahannya sudah selesai, yang bersangkutan bukan anggota Brimob. Kedua pihak sudah kita damaikan dan warga berinisial AF sudah meminta maaf baik kepada orang yang dia pukul dan kesatuan Brimob," kata Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Budi Nuryanto kepada detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (30/7).

Dijelaskan Budi, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (27/7) lalu. Saat itu sopir truk Deden Yudistira tengah menghentikan truknya di Pertigaan Jalan Cipetir, Kecamatan Haurwangi. Saat itu Deden diketahui sedang mengantar barang ke seseorang di alamat tersebut. Karena tersesat Deden kemudian meminggirkan kendaraannya lalu menelepon pemilik barang untuk menanyakan alamat.

"Kendaraan truk berhenti, mungkin karena merasa terhalang si AF yang sedang membonceng istrinya yang sedang hamil ini turun dari sepeda motor lalu terjadi cekcok mulut atau salah paham, kemudian dilerai oleh warga yang berada di sekitar TKP, masalah sebenarnya selesai saat itu juga," terang Budi.

Ternyata masalah tersebut tidak selesai di situ saja, seseorang mengambil video saat terjadi adu mulut antara Deden dengan AF yang saat itu terlihat menarik-narik Deden untuk turun dan keluar dari mobilnya. Video itu viral di sejumlah grup media sosial dan dibagikan ratusan kali.

"Akhirnya kita mediasi untuk mendamaikan lagi pada Senin (29/7) di Polsek Bojongpicung, berikut melakukan klarifikasi juga melalui video untuk kemudian kita bagikan lagi. Video berupa permintaan maaf dari AF kepada Deden berikut kepada organisasinya dari Persatuan Sopir Truk Indonesia (PSTI) dan video klarifikasi kalau AF ini bukan anggota Brimob," ujar Budi.

sumber: detik.com

Editor: sella.