Tanjungbalai, hetanews.com - Satres Narkoba meringkus seorang kurir sabu, jaringan antar kabupaten, Ari Juliansyah (32), warga jalan lintas Negeri Lama, Kelurahan Perkebunan Pangkatan, Kecamatan  Pangakatan, Kabupatean  Labuhanbatu.

Pelaku diringkus petugas, usai mengambil paket sabu, di pinggir jalan perumahan, di jalan Anwar Idris, Kelurahan  Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, pada Kamis (25/7/2019), lalu, pukul 22.00 WIB.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, Jumat (26/7/2019) menuturkan, pengungkapan kasus ini, berawal dari informasi yang diberikan warga yang mengatakan, bahwa baru saja terjadi transaksi narkoba di daerah tersebut.

Kasat Narkoba, AKP Adi Haryono dan KBO Narkoba, Ipda Eko Adhy, bersama Tim Opsnal, langsung turun ke lokasi dengan cara  bertindak (CB),  yakni personil Tim Opsnal  menutup lokasi jalan. Dan ternyata di lokasi yang diinformasikan warga tidak ditemukan ciri- ciri lelaki yang dimaksud.

Barang bukti sabu saat ditimbang beratnya 200 gram.  (foto/ferry)

Hasil kejelian petugas yang melakukan  patroli secara mobile, menemukan seorang lelaki yang dimaksud, dengan mengendarai sepeda motor Scoopy  dan saat diarahkan petugas untuk berhenti,  tersangka yang berprofesi sebagai kuli bangunan ini tancap gas.

Petugas berhasil menghentikan laju sepeda motor tersangka dan saat dilakukan pemeriksaan.  Petugas menemukan satu bungkus plastik asoy warna hitam yang  didalamnya berisi 1 bungkusan warna cokelat yang berisi sabu seberat 200 gram.

"Sabu tersebut, disembunyikan tersangka di alas pijakan kaki sepeda motornya, "sebut AKBP Irfan Rifai.

Dari hasil interogasi terhadap tersangka, dirinya menerangkan, bahwa dia hanya sebagai orang suruhan dari seorang lelaki yang berinisial AG, yang beralamat di sekitar kecamatan Datuk Bandar.

Tersangka hanya merupakan org suruhan dari temannya yang di Labuhanbatu untuk mengambil sabu tersebut. Ia hanya diberi perintah melalui telpon dan nantinya AG akan menemuinya di pinggir jalan tersebut, ujar Kapolres.

Selanjutnya menurut tersangka, sabu itu juga akan diambil lagi oleh seseorang, di Kecamatan Simpang Empat.

"Jadi sindikat ini cukup terkordinir dan tersangka ini hanya menjalankan perintah melalui telpon,"ungkap Kapolres.

Kini tersangka bersama barang bukti, telah diamankan di Satres Narkoba untuk dilakukan pemeriksaan dan petugas masih melakukan pencarian terhadap AG, ucapnya.