HETANEWS.COM

Dijanjikan Masing – masing Terima Rp30 Juta, Imigrasi Tanjungbalai Sita 2 Kg Sabu dari 2 TKI Ilegal

Kedua TKI ilegal, warga Aceh yang membawa sabu. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Petugas Imigrasi kelas II Tanjungbalai – Asahan, mengungkap kurir sabu jaringan internasional yang melibatkan TKI ilegal, yang baru tiba dari Malaysia.

Baihaqi A Rahman (37), warga Dusun Suka Damai, Kelurahan Dama Tutong, Kecamatan Pereulak, Kabupaten Aceh Timur dan Adlin (31), warga  Dusun Tgk Syiah, Kelurahan Ujung Baroh B, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara, diamankan karena diduga terlibat sebagai kurir narkoba jaringan internasional, karena membawa masuk sabu- sabu ke Indonesia.

Kronologisnya, pada hari Kamis (25/7/2019), pukul 10.00 WIB, Petugas Imigrasi Klas II Tanjung Balai – Asahan, melakukan penggeledahan badan dan barang bawaan terhadap 2  orang TKI ilegal tersebut dan di dalam tas ransel keduanya, petugas menemukan masing- masing satu bungkus kemasan Milo yang  didalamnya ada plastik berlakban warna kuning, yang berisi sabu seberat 1 kilogram.

Jumlah total sabu yang ditemukan adalah 2 kilogram.

Atas penemuan barang haram tersebut, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II  Tanjungbalai – Asahan, Huntal  H Hutauruk, melaporkannya ke Kapolres Tanjungbalai.

Barang bukti sabu yang dibawa kedua tersangka dari Malaysia. (foto/ferry)

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, bersama Kasat Narkoba AKP Adi Haryono, Kasat Intelkam AKP Usrat Aminullah dan Kasat Polair  AKP Agung Basuni, serta personel Sat Res Narkoba, langsung mendatangi Kantor Imigrasi dan melakukan interogasi terhadap keduanya.

Dari Hasil pemeriksaan terhadap keduanya yang menerangkan, bahwa mereka disuruh oleh seorang laki-laki yang tidak dikenal, di Pantai Baru Kuala Lumpur Malaysia untuk mengantar sabu tersebut kepada seseorang berinisial LU  yang beralamatkan di Langsa, Aceh.

"Nantinya, apabila sabu tersebut berhasil sampai ke tangan LU,  maka LU menjanjikan mereka upah masing- masing Rp 30 juta, "ungkap Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai, Jumat (26/7/2019).

AKBP Irfan Rifai menambahkan, bahwa untuk pengembangan lebih lanjut, maka kedua diperiksa secara intensif, di Satres Narkoba Polres Tanjungbalai.

Penulis: ferry. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!