HETANEWS.COM

Puskesmas Paya Lombang Diduga "Pungli" Warga Urus Surat Kesehatan

UPT Puskesmas Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Sergai yang diduga pungli warga. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com - UPT Puskesmas Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) diduga lakukan praktik pungutan liar (Pungli) terhadap warga yang hendak mengurus surat keterangan kesehatan.

Kejadian ini, dialami Ricky Y Nasution, Senin, 22 Juli 2019, lalu.

Melalui pesan WhatsApp (WA), kepada hetanews.com, Ricky Y Nasution menjelaskan, hal itu dialaminya saat ia sedang mengurus surat keterangan sehat untuk kepentingan kelengkapan berkas beasiswa dan pendaftaran program magister.

"Saya mengurus surat tersebut di UPT Puskesmas Desa Paya Lombang, Jl. Besar Dusun XV Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai. Setelah surat tersebut diprint out dan dimasukkan ke dalam amplop, saya diminta membayar uang sebesar Rp15.000,- dengan alasan perda yang berlaku. Kemudian saya membayar sesuai dengan permintaan pihak administrasi,"tuturnya.

Data perda yang terpampang di dinding Puskesmas Paya Lombang. (foto/dmk)

Padahal, menurutnya, terlihat di dinding Puskesmas, pada saat itu, ada digantungkan Perda No.6 Tahun 2013 yang mengatur tarif berobat warga dan pengurusan administrasi, seperti surat keterangan lainnya. Untuk pengurusan surat kesehatan, ternyata hanya dikenakan tarif sebesar Rp2.500,-.

Merasa ada indikasi praktik "pungli", Ricky Y Nasution kemudian mempertanyakan atau meminta klarifikasi hal ini kepada petugas administrasi.

"saya meminta klarifikasi kepada pekerja administrasinya. Bukan menjawab, dia malah memanggil kepala puskesmas tersebut, yang belakangan saya tau bernama drg Meri Kristiani Ginting. Tetapi Kepala ppuskesmas alias ibu Mery tersebut malah mengatakan, bahwa itu adalah perda yang berlaku sekarang,"bebernya kembali.

Akhirnya, Ricky terpaksa pulang dengan tangan kosong tanpa membawa surat yang diinginkan (surat keterangan kesehatan).

Sementara itu, KTU (Kepala Tata usaha)  UPT Puskesmas Paya Lombang, Krisna Situmorang saat dikonfimasi hetanews.com, Kamis (25/7/2019), via handphone, tidak kunjung diangkat dan melalui pesan WA, juga tidak dibalas walaupun sudah ceklis dua biru.  

Penulis: sarianto. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan