HETANEWS

Penjual Narkoba Berubah Jadi Pemakai, Kasi Pidum Chadafi: Fakta Sidang Buat Pakai Sendiri

Kolase foto Herry dan Billy dibawa petugas. (Foto/BT)

Siantar, hetanews.com - Dua terdakwa kasus narkoba Abdul Ghovur alias Billy dan Herry Hasudungan Sidabutar alias Erik dituntut masing-masing 24 bulan penjara. Tuntutan ini dibacakan JPU Siti Martiti Manullang di PN Siantar, Rabu (24/7/2019).

Dalam amar tuntutannya, Jaksa Siti menyatakan kedua terdakwa melanggar Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dalam sidang hadir sebagai Ketua Majelis Danardono dan dua hakim anggota anggota R Simorangkir dan Simon Charles Pangihutan Sitorus.

Jaksa Siti ditanyai pertimbangannya mengenai tuntutan enggan memberi komentar banyak. Siti hanya menyarankan wartawan untuk bertanya langsung ke pimpinannya. "Tanya ke Kasi Pidum (M Chadafi) lah," katanya.

Kasi Pidum Kejari Siantar, M Chadafi mengatakan fakta persidangan keduanya merupakan pengguna sabu. Kata dia, hal itu bisa dilihat dari fakta/pembuktian unsurnya dari surat tuntutan.

"Coba dicek kembali dakwaan alternatif, bukan hanya penjual dan pembeli," ujar lewat pesan Whatsapp kepada hetanews.

Pun, kemudian disinggung fakta persidangan bahwa Herry menjual kepada Abdul, Chadafi kembali melontarkan alasan lain.

"Setiap penyalah guna untuk diri sendiri pasti kalau tidak dapat penyerahan ya dari cara membeli. Pembuktian dilihat dari secara keseluruhan jangan partsial," katanya.

Dalam dakwaan jaksa disebut, Polisi menangkap kedua terdakwa dengan barang bukti 1 paket sabu seharga Rp300 ribu pada 11 Februari 2019.

Berawal dari serangkaian penyelidikan aparat Polres Siantar melakukan penyamaran memesan sabu seharga Rp300 ribu terhadap Abdul. Oleh Badul pun menyepakati dan mengantarkan sabu ke Jalan H Adam Malik. Saat itu, polisi langsung meringkus Abdul.

Kepada Polisi Abdul pun mengakui memproleh sabu dari Herry. Informasi ini langsung ditindaklanjuti petugas mencari keberadaan Herry.

Petugas yang sudah hafal dengan ciri-ciri Herry lantas kemudian meringkusnya di Jalan TVRI, Kelurahan Bukit Sofa, Kec Siantar Sitalasari. Dari saku celana Herry, polisi pun mendapati uang pecahan Rp100 ribu sebanyak 3 lembar. Uang ini digunakan Polisi memesan sabu kepada Abdul.

Penulis: bt. Editor: bt.