HETANEWS

Bahrum Abas: Pemkab Sergai Harus Tingkatkan Fasilitas demi Kenyamanan Pasien RSUD Sultan Sulaiman

Kondisi bangunan RSUD Sultan Sulaiman yang atapnya bocor. (Foto/Sutrisno)

Sergai, hetanews.com-Untuk mewujudkan pelayanan RSUD Sultan Sulaiman yang lebih baik lagi, diharapkan adanya peningkatan fasilitas, seperti ruang inap di Flamboyan dan Melati.

Hal ini menjadi idaman bagi para pasien yang ingin mendapatkan kesembuhan saat berobat, di rumah sakit milik pemerintah itu.

Hal itu disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Sergai, H Bahrum Abbas, Rabu (24/7/2019), saat mengunjungi sahabatnya yang sedang dirawat inap di RSUD Sultan Sulaiman.

Menurutnya, dengan tersedianya ruang inap dan pemeriksaan pasien yang baik, tentunya akan membuat pasien menjadi lebih nyaman dan tenang.

Selain itu, perlu diikuti peningkatan pelayanan juga, katanya.

Menurut penilaiannya, selama ini pelayanan di RSUD Sultan Sulaiman memang sudah baik, namun jangan merasa puas dan harus melakukan peningkatan juga inovasi, sehingga tampilan rumah sakit milik pemerintah ini menjadi lebih baik dan idaman bagi masyarakat, khususnya pasien.

Lanjutnya, fasilitas gedung dan ruangan Flamboyan tampak  rusak, seperti atap sengnya bocor, dan termasuk kamar mandi yang sudah tidak layak lagi.

Ini harus menjadi perhatian Pemkab Sergai, harapnya.

Begitu juga ruangan Melati yabg sering dikeluhkan keluarga pasien maupun pasien itu sendiri. Sebab, di ruangan itu, sering air menetes dari atas ketika hujan, dan kamar mandi rusak total. Kondisi ini seharus tidak terus berlarut dan mesti menjadi perhatian Pemkab Sergai, ujarnya.

“Dengan tersedianya fasilitas gedung dan ruangan, juga alat medis serta dokter, perawan, bidan yang memiliki skill dibidangnya, maka diyakini rumah akit milik pemerintah daerah ini akan menjadi serasi bagi semua pasien dan dapat menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) lebih besar lagi. Untuk itu, Pemkab Sergai tidak perlu ragu dan takut untuk meningkatkan fasilitas yang menjadi kebutuhan RSUD Sultan Sulaiman tersebut,”ujarnya.

Direktur RSUD Sultan Sulaiman, dr Nanda Satria Hasrimy, ketika dihubungi melalui Kabid Perencanaan dan Pengembangan, Rahman Lubis, S.ST, mengakui rusaknya ruangan inap itu dan berjanji akan diperbaiki.

Masalah ini akan disampaikan kepada pimpinan dan usia bangunan itu memang sudah  mencapai 13 tahun lamanya. Memang sih sudah wajar untuk dilakukan perehaban,  tapi akan dilaksanakan sesuai dengan kesediaan anggaran, ungkapnya.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.