HETANEWS
CITIZEN JOURNALISM

Kasdim Bojonegoro Hadiri Acara Launching Kartu Petani Mandiri (KPM)

Launching Kartu Petani Mandiri (KPM), dan Penggelaran teknologi pertanian.

Bojonegoro, hetanews.com - Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro Mayor Inf Hairil Achmad, turut menghadiri Launching Kartu Petani Mandiri (KPM) dan Gelar Teknologi Pertanian di Desa Ngujung, Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (23/7).

Hadir dalam acara ini Bupati Bojonegoro, Pj. Sekda, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, para Camat se Kabupaten Bojonegoro, jajaran Muspika Kecamatan Temayang, serta Kepala Desa Ngujung dan Kelompok Tani se- Kabupaten Bojonegoro.

KPM merupakan program unggulan dari 17 (tujuh belas) program pemerintah lainnya. KPM adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadapa petani. Petani dapat memperoleh KPM dengan bergabung menjadi anggota Kelompok Tani yang terdapat di wilayahnya. Hal itu penting karena KPM dan bantuan untuk petani akan disalurkan melalui kelompok tani. Sesuai regulasi yang ada, bantuan dalam bentuk dana hibah sifatnya adalah untuk kelompok, instansi atau lembaga.

Bantuan bagi kelompok tani akan disalurkan dalam bentuk sarana dan pra sarana produksi (saprodi) sehingga dapat dimanfaatkan seluruh anggota dan mampu menunjang proses tanam hingga panen. Selain itu Dinas Pertanian melalui pendamping lapangan akan melakukan pendampingan kepada petani untuk memproses pengajuan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten.

“kita akan mendampingi kelompok tani dalam memenuhi persyaratan untuk mengajukan bantuan kepada Pemkab melalui tim di lapangan," terang Helmy, Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro.

Sementara Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menghimbau bagi petani yang belum tergabung ke dalam Kelompok Tani, segera bergabung atau membentuk kelompok tani baru.

"Karena ini kaitannya dengan bantuan melalui kelompok tani yang akan kita berikan kepada petani," tuturnya.

Selain melaunching Kartu Petani Mandiri, Bupati Bojonegoro juga mengharapkan, agar teknologi mulai diterapkan disektor pertanian.

"Saya tantang Dinas Pertanian, teknologi pertanian apa yg bisa diterapkan oleh dinas pertanian di Bojonegoro," pungkasnya.[pen]

Penulis: Mas pen. Editor: anto.