HETANEWS

Tersangka PS dan ATS sedang Sakit, Pegawai Sebut Keduanya Sedang Tugas Luar dan Pendidikan

Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pematangsiantar.

Siantar, Hetanews.com- Kepala Diskominfo PS dan Sekretaris Diskominfo ATS mangkir dari panggilan kedua penyidik Kejari Pematangsiantar. Keduanya dikabarkan sakit dengan bukti surat dari klinik dan Puskesmas.

"Ini panggilan kedua dari tersangka. Kata PH (Penasihat Hukum) keduanya sakit. Ada surat sakit dari klinik satu lagi Puskesmas," kata Kasi Intel BAS Faomasi Laila kepada sejumlah wartawan, Selasa (23/7/2019).

Kata BAS, pemanggilan selanjutnya tim akan merumuskan bagaimana pemanggilan selanjutnya kepada dua tersangka atas kasus Smart City tersebut.

"Untuk panggilan selanjutnya, tim yang menentukan bagaimana, atau upaya paksa yang dilakukan, jadi belum bisa saya jelaskan karena ini keputusan Tim. Dan belum ada konfirmasi untuk panggilan ketiga,"beber Faomasi ditemui diteras gedung Kejari Pematangsiantar.

Ia menambahkan, kedua tersangka itu sudah punya kuasa hukum dan menyampaikan keduanya sakit. "Yang jelas surat sakitnya ada, dan sudah kami lihat. Karena itu kan tersangka juga kan, itu hak mereka dan gak boleh kami intervensi," jelasnya.

Sebelumnya, pasca ditetapkan tersangka oleh Kejari Pematangsiantar, Kadis Kominfo PS dan Sekretarisnya ATS kompak tidak masuk kantor. Salah seorang pegawai Diskominfo mengatakan kedua atasanya itu sedang keluar kota.

Seorang pegawai Diskominfo yang ditanyai keberadaan Kadis Kominfo, PS, ia mengatakan atasanya itu sedang tugas di Jakarta. Sementara Sekretaris Diskominfo, ATS sedang mengikuti diklat pimpinan di Medan.

"Hari selasa dia pergi tugas (Kadis Kominfo PS). Kalau pak ATS kemarin dia masuk, cuma sekarang lagi sekolah dia, diklat pim tiga di Medan,"kata pegawai bernama S Napitupulu ini,  Kamis, (18/7/2019).

Baca juga: Ditetapkan Tersangka, Kadis Kominfo Siantar Tugas Luar dan Sekretarisnya Pendidikan

Penulis: gee. Editor: edo.