HETANEWS

Usir Pelanggan saat Isi BBM, Petugas SPBU di Tebingtinggi Dituding "Arogan"

Dewi, warga Pabatu, operator yang dianggap "arogan" terhadap pelanggan yang hendak mengisi BBM. (foto/dmk)

Tebingtinggi, hetanews.com-Pembeli adalah Raja. Sehingga harus dilayani dengan baik.  Namun pepatah ini seperti tidak berlaku malah sebaliknya, pelanggan salah satu SPBU ini dibuat kecewa saat mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Pelanggan yang dimaksud, marga Damanik, warga Desa Limbong, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai.

Kepada hetanews.com, Senin (22/7/2018) lalu, Damanik menjelaskan, kejadian itu berawal ketika dia hendak mengisi BBM sepeda motornya, di sentral pengisian bahan bakar umum (SPBU) 14.202.154, di jalan Gatot Subroto Tebingtinggi.

Setelah sampai di pompa SPBU,  operator SPBU (petugas pengisi) yang diketahui, bernama Dewi, warga Pabatu, malah mengusir dan bahkan marah – marah kepada Damanik.

SPBU Tebingtinggi tepatnya Kota Bayu yang dianggap memperkerjakan operator yang "arogan " terhadap pelanggan. (foto/dmk)

"Awalnya saya ikut antrian di pompa yang khusus sepeda motor, tetapi karena saya lihat di pompa khusus mobil ada sepeda motor yang mengisi, ya saya ikut bang. Terus aku diusir bang, marah-marah dia bang. Alasan sepeda motor itu mengisi solar bang. Kalau menurut ku, itu operatornya "arogan" bang, mana ada sepeda motor yang pakai solar,"ungkapnya kesal.

Menurutnya, seharusnya pemilik SPBU ini memecat operator yang "arogan" seperti itu. Jangan gara-gara operator seperti ini, merugikan kami pelanggan dan pemilik SPBU, ujarnya.

Menanggapi kejadian ini, Riki, selaku orang yang dipercaya SPBU ini saat dikonfimasi hetanews.com, di ruang kerjanya, di hari yang sama, mengaku kalau operator ini sering melakukan hal seperti ini.

Bahkan sudah sering diberikan teguran kepadanya. "Kalau ada brifing, pasti ini yang selalu kami sampaikan bang, tetapi tetap terulang, karena belum pernah kena dia ini, bang,"ucapnya, tanpa merinci apa yang dimaksud dengan belum pernah kena.   

Penulis: dmk. Editor: gun.
Komentar 1
  • Ibnu Haris
    Saya pernah jg mengalami kejadian yg hampir sma.menurut sy pihak spbu memberi sanksi pemecatan bg operator yg tdk melayani konsumen scara baik.agar menjadi pembelajaran buat yg lain.bgi pemilik usaha ad kalany menatar dulu pa bila mencari pekerja.