HETANEWS

Dua Rumah Permanen Ludes Terbakar di Tebingtinggi, Nenek Ira Wati dan Cucunya Usia 5 Tahun Selamat

Petugas damkar Pemko Tebingtinggi dan warga saat berupata memadamkan api yang melahap 2 unit rumah. (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com - Dua unit rumah permanen milik Ira Wati (69) dan tetangganya, Ucok (55), warga Jalan Mahoni 4, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, KotaTebingtinggi, ludes terbakar, Minggu (21/7/2019) siang,  pukul 13.00 WIB.

Informasinya, saat itu korban, Nenek Ira Wati (69), yang sehari-harinya berjualan pecal, lagi di rumah, bersama cucunya, Kaisar (5). Sedangkan kedua orang tua Kaisar, lagi kerja di sebuah toko, yang juga di kota Tebingtinggi.

Pada saat sedang beres-beres, di depan rumahnya, Ira melihat cucunya berlari terburu-buru, keluar dari dalam rumah, dan merasa curiga, Nek Ira langsung mencoba masuk kedalam rumah untuk melihat apa yang terjadi.

Dan sesampai di dalam rumah, korban melihat di kamar anaknya banyak gumpalan asap hitam, disertai percikan api.

Melihat kamar tidur anaknya terbakar, Ira langsung mencoba berupaya memadamkan api, dengan cara menyiram air menggunakan ember.

Karena api semangkin membesar, Nek Ira langsung berlari keluar, sambil berteriak minta tolong ke pada warga sekitar.

Mendengar adanya teriakan korban, warga yang mendengar langsung berbondong-bondong keluar mendatangi rumah korban.

Dan sampai di lokasi, warga melihat rumah korban sudah di kelilingi api besar. Dan bukan itu saja, api juga menjalar kebagian rumah tetangganya, Ucok.

Melihat besarnya api, warga langsung menghubungi pihak Polres Tebingtinggi dan pemadam kebakaran milik Pemko Tebingtinggi.

Tak lama, mobil damkar langsung terjun ke lokasi, dan begitu tiba langsung berupaya menjinakkan si jago merah.

Hampir 2 jam lamanya, api baru dapat dipadamkan. Sebanyak  4 unit mobil damkar Pemko Tebingtinggi terjun ke lokasi kejadian.

KSPK A Polres Tebingtinggi,  Aiptu T Sembiring kepada wartawan,  membenarkan kejadian itu  dan tidak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Untuk penyebab kebakaran atau sumber api, petugas masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, ujar  T Sembiring.

Penulis: wh. Editor: gun.