HETANEWS

Polisi Gagalkan Pengiriman Ganja 30 Kg dalam Paket Kopi, 2 Kurir Ditangkap

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiseno Seno Aji (tiga kiri) menunjukkan barang bukti paket ganja 30 kg dan dua tersangka di Mapolrestabes Semarang.

Semarang, hetanews.com - Petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Semarang, Jawa Tengah menggagalkan pengiriman narkoba jenis ganja sebanyak 30 kg yang dikemas dalam paket kopi. 

Paket barang terlarang itu dikirim melalui bus jurusan Jakarta-Surabaya. Selain mengamankan ganja kering 30 kg, petugas juga menangkap dua kurir narkoba.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji mengatakan, sebanyak 30 kg ganja kering itu dimasukkan ke dalam boks besar yang dipenuhi serbuk kopi. Barang terlarang itu oleh pelaku semula dititipkan ke dalam bus jurusan Jakarta-Surabaya.

Setelah mendapat laporan, Satresnakroba Polrestabes Semarang akhirnya mengamankan bus saat melintas di Jalan Tol Manyaran. Di lokasi itu, kata dia, petugas mendapati salah satu paket berisi kemasan ganja kering, namun belum menemukan siapa pengirim atau penerimanya. 

Petugas kemudian mengawal barang bukti hingga ke pool bus yang ada di Surabaya dan menunggu diambil oleh seseorang. 

“Dari pengejaran itu, petugas menangkap dua orang kurir yang mengambil barang ini. Mereka adalah Abdul Bashir dan Kukuk Endit yang mengaku sebagai kurir narkoba,” kata Kapolrestabes.

Dari hasil penyelidikan awal, kata dia, barang haram tersebut akan diedarkan di sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Timur hingga wilayah Indonesia Timur. 

Menurut Abioso, penyidik masih menyelidiki siapa pemilik dan sejumlah penerima karena alamat yang tertera dipaket senilai Rp150 juta tersebut. 

Selain mengamankan barang bukti ganja dan kedua tersangka, petugas juga menyita 3 handphone dan dua buku rekening. “Kedua tersangka bakal dijerat Pasal 132 ayat 1 juncto Pasal 114 juncto Pasal 111 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup,” katanya.

Menurut keterangan kedua tersangka, mereka sudah mengambil paket ganja sebanyak dua kali. Paket pertama seberat 50 kg sudah berhasil diedarkan dan paket kedua sebanyak 30 kg ini keduanya berhasil ditangkap petugas. 

“Setiap satu kg, keduanya (kurir) mendapat upah Rp400.000, namun jika dapat mengantarkan 30 kilogram ke sejumlah pembeli akan mendapat upah Rp12 juta,” kata Abdul Bashir, tersangka narkoba.

sumber: inews.id

Editor: sella.