HETANEWS

Usai Tenggak Racun, Pri 41 Tahun Asal Simalungun Nekat Cabik-cabik Alat Kelamin Hingga Berdarah

Jamian Ambarita (41) saat disemayamkan, di rumah duka, Desa Huta III Silobosar, Nagori Bosar Nauli, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Jumat (19/7/2019). (foto/hza)

Simalungun, hetanews.com – Warga Huta III Silobosar, Nagori Bosar Nauli, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun digegerkan dengan kejadian yang aneh, Kamis (18/7/2018) lalu.

Informasi yang didapat pihak Polsek Tanah Jawa, setelah mengambil keterangan saksi mata, Elpin Napitu (47) dan Tiodora Ambarita (46), menyebutkan, kalau Jamian Ambarita (41), nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun gromokson.

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Hasudungan Panggabean, Jumat (19/7/2019) menyampaikan, dari keterangan Elpin, ketika itu tengah menderes tuak aren miliknya yang tidak jauh dari gubuk milik Jamian Ambarita, tempat koban nekat mengakhiri hidupnya.

"Jadi saksi saat berada di atas pohon aren, mendengar korban (Jamian Ambarita) menangis dan mengatakan ”Mate nama au, lae ngahuinum be racun gromokson (mati lah aku la, udah ku minum racun gromokson)” sambil lewat," ujar Kapoksek.

Mendengar korban menangis, lantas Elpin mengikutinya hinggga ke sungai. Di tepi sungai, Elpin melihat, korban telah mecabik-cabik alat kemaluannya sendiri dengan tangannya sendiri hingga terkelupas dan berdarah-darah.

"Setelah Elpin melihat kejadian itu, dia langsung memanggil warga dan melihat korban tergeletak di dalam gubuk miliknya dengan keadaan telungkup dan kondisi alat kemaluannya bersimbah darah, dan bercampur kotorannya,"ucapnya.

Atas kejadian tersebut, warga membawa korban ke Puskesmas untuk pertolongan pertama, namun korban meronta-ronta kesakitan. Dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Harapan, lalu dirujuk lagi ke Rumah Sakit Umum dan di perjalanan meninggal dunia.

"Di TKP ada ditemukan barang bukti, satu botol gromokson ukuran satu liter warna putih, celana lee warna biru, kemeja lengan pendek, sarung dan kaus kutang," pungkas Kapolsek.

Penulis: hza. Editor: gun.