HETANEWS

Penyidik Geledah Ruang Kerja Kepala BPKD Siantar

Penggeledahan di Kantor BPKD Siantar oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut. (Foto/Ist)

Siantar, hetanews.com - Penyidik Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut melakukan penggeledahan di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Pemko Siantar, Jumat (19/7/2019) pagi.

Penggeledahan lanjutan yang dipimpin Kasubdit III/Tipikor Kompol Roman bersama sejumlah anggotanya di ruang kerja Kepala BPKD Adiaksa Purba dan Erni Zendrato yang ditetapkan tersangka kasus pungutan liar (Pungli) insentif pegawai pascaoperasi tangkap tangan.

"Kita lakukan penggeledahan kembali di ruangan kepala badan dan bendahara pengeluaran," ujar seorang petugas yang mengenakan jaket hitam bertulis special crime.

Penggeledahan ini disinyalir untuk mencari barang bukti tambahan terkait kasusnya. Hanya saja, petugas Polda Sumut belum mau membeberkannya lebih jauh kepada sejumlah awak media yang sudah berada di lokasi.

OTT Polda Sumut di Kantor BPKD Jalan Merdeka yang bersebelahan dengan gedung Walikota Siantar, Kamis, 11 Juli 2019. Tiga orang terjaring diantaranya Bendahara AP, staf bidang pendapatan LN dan TL, seorang honorer. Petugas menetapkan Bendahara AP sebagai tersangka yang kemudian disusul Kepala BPKD.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Rony Samtana menyebutkan pungutan liar insentif pegawai yang berhasil diungkap bukan didalangi oleh Kepala BPKD. Pun, pihaknya masih menyelidiki siapa dalang dimaksud.

"Seperti yang saya katakan tadi, kepala BPKD itu bukan dalangnya, karena kita masih kembangkan lagi ke atas. Mohon doanya saja, biar bisa kita bisa mengungkap semuanya," ujarnya beberapa hari lalu.

Baca juga: Polda Sumut Kembali Geledah Kantor BPKD Kota Pematangsiantar

Penulis: bt. Editor: bt.