HETANEWS

Instagram Memperbarui Kebijakan Mekanisme Penonaktifan Akun, Ini Detailnya

Instagram memperbarui kebijakan mekanisme penonaktifkan akun (Foto: Instagram)

Jakarta, hetanews.com - Instagram hari ini memperbarui kebijakan mengenai mekanisme penonaktifan akun. Pembaruan akan membantu Instagram mendeteksi dan menghapus akun yang telah berulang kali melanggar kebijakan.

Berdasarkan kebijakan yang ada saat ini, Instagram akan menonaktifkan akun setelah membuat postingan yang melanggar hingga mencapai batas persentase tertentu. Berkat kebijakan baru, Instagram juga bisa menghapus akun yang melakukan sejumlah pelanggaran dalam jangka waktu tertentu.

Seperti Facebook, pembaruan akan membantu Instagram menegakkan kebijakan terkait penonaktifan akun secara lebih konsisten. Pembaruan kebijakan ini juga dapat mendorong setiap pengguna untuk bertanggung jawab atas konten yang mereka unggah di Instagram.

Tak hanya pembaruan terkait kebijakan, Instagram juga memperkenalkan proses notifikasi baru yang membantu pengguna lebih sadar bila akun mereka berisiko dinonaktifkan. Melalui notifikasi ini, layanan berbagi foto milik Facebook ini akan memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mengajukan banding atas konten yang dihapus.

Dalam keterangannya dijelaskan, kesempatan banding saat ini berlaku untuk konten yang memuat pelanggaran berupa ketelanjangan dan pornografi, perundungan atau pelecehan, ujaran kebencian, penjualan narkoba, serta terorisme. Namun, jangan khawatir, Instagram akan memperluas kesempatan banding dalam beberapa bulan ke depan.

Jika postingan dihapus karena adanya kekeliruan, Instagram akan mengembalikan postingan tersebut dan menghapus catatan pelanggaran yang dilakukan akun itu.

Pembaruan yang diluncurkan hari ini diklaim sebagai upaya Instagram dan Facebook untuk menyempurnakan kebijakan serta menjaga agar plaftorm-nya tetap aman dan suportif bagi setiap pengguna.

sumber: inews.id

Editor: sella.