HETANEWS

Domu Pemilik Sabu Diancam 7 Tahun di PN Simalungun

Terdakwa keluar dari ruang sidang digiring petugas. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Juna Karo-Karo SH, menuntut terdakwa Domu Kristian Haryanto (25), selama 7 tahun penjara, denda Rp.800 juta, subsider 3 bulan penjara, di PN Simalungun, Kamis (18/7/2019).

Warga Lorong VII Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar ini, dipersalahkan jaksa melanggar pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika.

Terdakwa terbukti memiliki sabu seberat 1,46 gram (bruto), yang merupakan sisa dari 3 paket sabu yang dibeli seharga Rp 1.950 ribu. Terungkap dalam persidangan, baik keterangan saksi-saksi, barang bukti dan juga keterangan terdakwa, jika sabu sebanyak itu dibeli dari Ane Kumar (DPO), di Medan.

Domu membeli sabu bersama temannya, Reza Aceh (DPO) pada Kamis, 31 Januari 2019 lalu, di jalan Monginsidi Medan. Lalu sabu dibagi menjadi 11 paket dengan harga Rp.100 ribu/paket, harga Rp.150 ribu sebanyak 2 paket dan paket Rp.200 ribu 1 paket.

Sisa sepaket sabu akan digunakan terdakwa di rumahnya dan saat itu ditangkap petugas. Selain sepaket sabu, petugas menyita kaca pirex, bong dari dapur rumahnya. Atas tuntutan jaksa, terdakwa mohon kepada majelis hakim, pimpinan Roziyanti SH, agar hukumannya diringankan.

Untuk pembacaan putusan, persidangan dibantu panitera Jonni Sidabutar SH, ditunda selama sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.