HETANEWS

Kata Warga, Lurah Kadang Ro Kadang Dang, Molo Adong Hepeng Baru Ro

Ruangan kantor Kelurahan Gurilla pada saat jam kerja pegawai.

Siantar, hetanews.com- Kantor Kelurahan Gurilla, Kecamatan Siantar Sitalasari, diketahui sering tutup terlalu dini. Hal itu diketahui dari dua kali kunjungan hetanews.com ke kantor ini. Pantauan wartawan, Jumat siang (13/3/2015), kantor lurah yang berada di pelosok tersebut sepi. Hanya ada seorang pegawai yang berada di kantor.

"Lurah lagi pergi keluar. Ada rapat di ruang data," kata pegawai tersebut.

Awalnya, wartawan hendak mengkonfirmasi soal tudingan warga yang kerap sulit untuk mendapatkan pelayanan di Kantor Lurah Gurilla. Basodewa Simanjuntak, seorang warga yang rumahnya berada di depan Kantor Lurah, mengatakan, selain jarang buka, pelayanan kantor lurah ini sering menyulitkan.

"Kadang ro kadang dang (kadang datang kadang enggak). Mol adong hepeng baru ro. (Kalau ada uang baru datang). Bukannya aku apanya. Lurah kita ini, samaku ajalah ya, hanya buat surat pernyataan gereja aja dia payah. Maksudku kan di sini ada dibangun gereja. Kami cuma minta surat keterangan dari dia bahwa di sini ada gereja. Itu aja pun susah," ujar Basodewa.

"Tapi kalau urusan ada yang mau beli tanah, cepat dia. Ngawanin pun dia mau. Tapi kalau kita mau ngurus surat-surat, kayak KTP, KK, dipersulit. Lurah ini kutengok pro sama orang-orang kaya," katanya.

Menurut Basodewa, Kantor Lurah Gurilla sehari-hari tutup sangat cepat. "Tiap hari gitu. Nanti jam 1, jam 12 udah tutup. Datang pun jarang dia. Paling kalau ada kepentingan bagi-bagi datanglah dia," katanya.

Hal serupa juga dikatakan Nathan, warga sekitar lainnya. "Kemarin saya mau urus surat pernyataan terpaksa datang ke rumahnya baru ketemu. Ini lagi, mau urus kartu bapak udaku. Udah dua kali aku datang ini, gak ketemu juga," katanya, saat ditemui di Kantor Lurah Gurilla.

Saat dikonfirmasi via ponsel, Lurah Lasmaida Sidabutar membantah dirinya jarang bertugas. "Saya kan lebih sering di luar. Keliling-kelilinglah saya. Tanyalah Pak Camat. Saya sering di simpang sekolah itu.

Terus saya sering di TK itu. Semua saya anggap seperti anak saya. Terus kalau ada pertemuan lansia di RT saya hadir, ada Posyandu saya hadir. Kan gak mungkin saya lapor sama masyarakat," ujarnya.

Camat Siantar Sitalasari Irwansyah mengatakan, pegawai di kantor lurah tersebut cukup minim. "Gini, pegawai di situ kan cuma tiga. Satu lagi cuti. Batangkali pas bapak datang mereka lagi keluar, jadi gak ada yang jaga," katanya.

Namun, Irwansyah menegaskan bahwa kantor lurah tidak boleh ditutup sebelum waktunya. Ia mengatakan bahwa jam tutup kantor lurah paling cepat adalah pukul 15.00 WIB.

"Gak boleh itu. Gak boleh. Nanti saya coba tegurlah itu. Tutup resmi jam 3-an lah. Karena itu agak jauh situ. Kalau sudah jam 2-3 itu sepi. Cuma memang gak boleh ditutup kantor itu," katanya.

Penulis: tom. Editor: ebp.