HETANEWS

Waktu Operasi Sesar, Aku dengar Dokter Sebut , “Jangan-Jangan ini Hydrosepalus”

Antonius Otlivio Purba dalam gendongan ibunya.

Simalungun, hetanews.com- Antonius Otlivio Purba, yang masih berumur 2 tahun, tergolek lemah di tempat tidur. Anak dari pasangan  Manap Paulus Purba (42) dan Istri Susi Martina Boru Haloho (37) menampilkan ragam keaktifannya untuk mengolek-golekkan badan serta mengangkat kaki dan tangan ke atas.

Namun dibalik keaktifannya tersebut, tubuh kecil Vio, begitu dia biasa dipanggil sang ibu, tidak seperti tubuh anak-anak seusianya, Vio sejak lahir mengidam penyakit Hydrosepalus, yang membuat kepalanya membesar.

Berdasarkan cerita dari Susi Martina Brou Haloho warga Jalan Asahan Km 6 Nagori Dolok Hataran Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun kepada wartawan mengatakan, sebelum mengandung Vio, dirinya pernah mengalami penyakit kepala yang cukup parah, Jumat (13/3).

“Dulu aku sebelum mengandung Vio memang pernah terkena migren yang parah, nah engga berapa lama dan penyakit itu juga aku rasa sudah menghilang, aku kemudian mengandung Vio,” begitulah cerita Susi Awal bertemu dengan wartawan.

Ketika mengandung Vio, Susi bercerita dirinya selalu melakukan chek kandungan kepada dokter, namun hingga pada proses akan melahirkan, dokter tidak menemukan kejanggalan pada kandungan Susi, namun ketika kandungan berumur 6 Bulan, Susi pernah mengalami sakit yang luar biasa dalam perutnya.

“Pernah sih waktu mengandung aku mengalami sakit sekali di perutku, tapi aku tidak cerita kesiapa-siapa, takut aku, dan pas ku tanya dokter, katanya engga ada apa-apa,” ucap Ibu 2 orang anak ini.

Namun ketika dalam proses persalinan tidak berjalan lacar, sebab anak dalam kandungan Susi sulit untuk dikeluarkan, kemudian Dokter menyarankan untuk melakukan sesar.

“Awalnya waktu persalinan diminta operasi karena  sulit dikeluarkan, terus aku dibiuslah tapi pas dibius itu hanya bagian bahwa saja yang dibius, bagian atas tidak. Waktu proses itulah aku dengar suster sama dokter itu bilang, ‘ Loh ko susah ini, loh ko lain ini bentuk kepalanya, jangan-jangan ini kena hydrosepalus’.

Pas dengar itu sih sebenarnya aku mau menangis, tapi aku berkata kepada diriku sendiri, aku tidak akan menangis, karena aku kuatir dengan kondisiku juga,” kata Susi menceritakan proses persalinan ketika itu.

Kemudian setelah proses bersalin usai, Dokter melakukan test kesehatan kepada Vio, dan ternyata Vio Positif terkena Hydrosepalus. “Terus dichek dokterlah apa benar terkena Hydrosepalus, ternyata benar, terus dibilang dokterlah samaku. Waktu dibilang gitu kutanya balik dokternya, kenapa waktu mengandung tidak ditemukan begini (Hydrosepalus), padahal aku sering ngechek kandungan, dokternya bilang, ‘ Sayapun heran bu’,” cerita Susi.

Ayah Vio, Manap Paulus Purba yang kesehariannya bekerja sebagai pengumpul sampah menceritakan, ketika dokter mengatakan kepadanya bahwa anaknya terkena Hydrosepalus dia tidak bertindak apa-apa, sebab dia tidak mengetahui tentang penyakit tersebut.

“Pas aku dipanggil dokter, terus dibilang Vio kena hydrosepalus aku diam aja, karena aku engga tahu penyakit apa itu, pas baru selesai proses melahirkan, ku gendognya si Vio ini, ku lihat engga ada apa, aktifnya dia bergerak-gerak ku lihat,” kata Paulus

Penulis: tom. Editor: ebp.