HETANEWS

Waktu Lahir, Kepala Anakku dapat Digenggam, Tapi 10 hari Kemudian Membesar

Hasil Tenunan ibu kandung Vio sewaktu mengandungnya.

Simalungun, hetanews.com- Tuhan adalah Gembalaku Takan kekurangan aku, sepenggal ayat Injil dari kitab suci tersebutlah yang membuat Ibu Vio, Susi Martina Boru Haloho dapat menjalankan hidup dengan penuh keceriaan dan tanpa keluh kesah, padahal kondisi yang dialami cukup menguras energinya, dalam menjalani.

Fakta kehidupan yang bisa dikatakan mengalami berbagai kekurangan hidup, ditambah lagi  kondisi putra keduanya mengalami penyakit hydrosepalus, semakin mengaduk dirinya untuk lebih berserah pada Tuhan dalam menjalani kehidupan.

Susi seorang ibu rumah tangga yang senang menyulam ini, menceritakan ketika dia mengandung anak pertamanya, Fransiskus Anjulius Purba, yang kini duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 3, dia selalu menyulam, dan pada saat itu dia menyelum sebuah gambar perjamuan kudus,

"Aku kan hobi nyulam, nah waktu aku mengandung anak pertama yang ku sulam itu adalah gambar perjamuan kudus," ucapnya, kepada Hetanews ketika diwawancarai di rumahnya Jalan Asahan Km 6 Nagori Dolok Hataran, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun,  Jumat (13/3)

Ketika mengandung Vio, Susi menyulam gambar 2 ekor burung dan 2 buah kembang, dan ternyata menurut Susi hal tersebut merupakan pertanda yang diberikan Tuhan kepadanya.

"Pas ngandung Vio entah kenapa aku menyulam 2 gambar burung dan 2 gambar bunga, sekarang aku baru tahu ternyata Tuhan memberikan aku 2 orang anak itulah bunganya, dan aku ingat dalam injil Tuhan,  burung itu tidak pernah kesusahan karena dipelihara Tuhan.  Itu yang membuat aku sampai saat ini kuat, Tuhanlah Gembalaku Aku Takkan Kekurangan," katanya dengan raut wajah tersenyum.

Ibu yang penuh semangat ini tidak pernah berhenti untuk mencari informasi dan tentang penyakit yang dialami anaknya tersebut, sebab saat ini, karena penyakit yang diderita Vio, Vio tidak dapat melihat. "Aku orangnya banyak bertanya, pas aku perikasakan si Vio ke Dokter aku tanya kondisi anakku, Dokter bilang gara-gara penyakitnya ini Vio jadi engga bisa melihat," cerita Susi.

Menurut Susi, awal Vio dilahirkan kepalanya tidak besar, dan dapat digenggam, setelah 10 hari dibawa pulang dari rumah sakit kepala Vio semakin membesar. "Kepalanya Vio itu waktu lahir hanya segengam ajanya, pas 10 hari kami bawa ke Rumah kepalanya semakin membesar, kalo katanya kepalanya membesar dalam 1 bulan itu bisa mencapai 10 Cm, waktu kemarin oprasi itu kepalanya sampai 49 Cm besarnya," kata Susi Menceritakan Kondisi anaknya.

Selain penyakit Hydrosepalus yang dialami Vio, juga mengalami kelainan pada bagian dadanya. Dada kiri Vio lebih besar dibandingkan dada kanan Vio, serta ada kelainan dibagian alat Vital Vio. "Bagian dadanya Vio juga beda, dan alat vitalnya ada kelaianan," kata Susi sembari menunjukkan kepada Hetanews.

Penulis: tom. Editor: ebp.