HETANEWS

Siswa Berprestasi Gantung Diri, Pesan Terakhir Minta Dijemput Ayah

Lokasi bunuh diri seorang siswa berprestasi di Klungkung di teras depan rumahnya. (foto/Juliarsana)

Bali, hetanews.com - Seorang siswa SMA favorit di Kabupaten Klungkung, Bali, nekat gantung diri di teras depan rumahnya. Polisi masih mendalami motifnya, karena korban disebut bukan anak yang bermasalah.

Korban, Made Susila (15), malah dianggap sebagai anak berprestasi. Itulah mengapa remaja yang duduk di bangku kelas 2 SMA ini berhasil lolos salah satu sekolah favorit di Klungkung.

"Tidak ada masalah apa-apa. Keluarga juga baik-baik saja," kata paman korban, Ketut Alit, di TKP rumah korban, wilayah Sangkan Buana, Kabupaten Klungkung, Bali, Rabu (17/7/2019).

Korban diketahui tewas pada pukul 08.30 WITA. Dia diduga naik ke atas jok motor yang diparkir di teras rumah, lalu menggantung lehernya dengan seutas kain selendang.

Menurut Alit, korban sempat mengirim pesan ke ayahnya untuk datang menjemputnya. Sang ayah diminta membawa mobil didampingi seorang sopir, dan tak usah lagi menghubunginya.

"Ayahnya disuruh bawa sopir, dia minta dijemput. Lalu tidak usah telepon, karena percuma," ujarnya.

Made tinggal sendiri di Klungkung. Sedangkan ayah dan ibunya berada di Karangasem karena harus merawat orang tua yang sakit. Warga mengenal korban dan keluarga sebagai sosok yang baik.

Petugas Babinsa, Aipda Nengah Widiantara mengatakan, jasad korban ditemukan warga pertama kali, lalu langsung dilarikan ke rumah sakit karena masih terasa bernapas. Namun dalam perjalanan akhirnya meninggal dunia.

"Korban naik ke atas motor, lalu gantung diri di depan teras rumah," kata dia.

sumber: inews.id

Editor: sella.