HETANEWS

Syamsul Oknum Polri Pengedar 6 Gram Sabu Divonis 8 Tahun

Terdakwa Syamsul Purba (baju putih) berjalan meninggalkan ruang sidang. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Syamsul Purba (46) yang juga merupakan  anggota Polri, terbukti memilik 6,08 gram sabu, divonis 8 tahun denda Rp.1 milyar subsider 3 bulan penjara.

Majelis hakim, pimpinan A Hadi Nasution SH, dibantu panitera Marthin SH, menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 114 (2) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

"Menjatuhkan pidana penjara selama 8 tahun,"kata Hadi, di PN Simalungun, Rabu (17/7/2019). Oknum Polri ini sebelumnya sudah pernah dihukum dalam kasus yang sama selama 4,6 tahun.

Putusan hakim lebih ringan dari tuntutan jaksa, Ade Jaya Ismanto SH, yang menuntut pidana penjara selama 10 tahun dan denda yang sama dengan putusan hakim .

Syamsul ditangkap di rumahnya, di Huta IV Marihat Bandar, Kecamatan Bandar Simalungun, pada Sabtu, 17 Nopember 2018, lalu, pukul 10.00 WIB.

Barang bukti yang disita, yaitu  1 plastik besar sabu seberat 4,9 gram dan 6 plastik klip kecil bersama 5 plastik klip lainnya seberat 1,18 gram.

Sabu sebanyak itu, dibeli dari Indra (DPO), warga Medan, seharga Rp.6 juta. Pembayaran dilakukan melalui transfer BRI, dan sabu diambil Syamsul, di jalan Bilal Medan. Usai menerima sabu, terdakwa langsung pulang ke rumahnya.

Barang haram itu, dibagi dalam 2 tempat, sebahagian didalam dompet dan sisanya didalam kaleng permen mintz. Atas putusan itu,  terdakwa didampingi pengacara, Harfin Gunawan SH dari Posbakum PN Simalungun, menyatakan pikir-pikir.

Penulis: ay. Editor: gun.