HETANEWS

Ditagih Utang Beras, Oknum Kades di Dairi Labrak Warga: Dasar Orang Miskin

Rohani Pandianga, warga Desa Pegagan Julu X yang dihina oknum kades. (foto/Irwansyah Sitepu)

Dairi, hetanews.com - Satu keluarga di Desa Pegagan Julu X, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, merasa terpukul. Kondisi kejiwaan mereka masih terguncang dan sulit menerima kenyataan dilabrak oknum kepada desa (kades) setempat dengan kata-kata hinaan.

Kata-kata itu bahkan masih mereka ingat dengan jelas saat kades melontarkan kalimat tak pantas tersebut.

“Dia datang ke rumah langsung gedor dan dobrak pintu,” ujar Rohani Pandianga, warga Desa Pegagan Julu X yang dihina oknum kades tersebut, Senin (15/7/2019).

Dia menceritakan, kejadian ini berawal saat dirinya menagih utang beras yang pernah dipinjam oknum kades tersebut.

“Kades itu datang ke rumah dan marah-marah. Katanya, mana ada aku utang sama kau. Masa orang kaya berutang sama yang miskin. Kau tengok rumah ku di Medan ada empat pintu. Mobilku ada, hartaku banyak. Rumahmu ini bisa ku beli. Pandianga Siregar bisa ku beli,” kata Rohani menirukan ucapan oknum kades tersebut.

Oknum kades tersebut bahkan menyebut akibat kemiskinan, membuatnya tak bisa membawa ibunya yang sedang sakit untuk berobat.

Satu keluarga Rohani pun merasa terhina dengan sikap tak terpuji oknum kades tersebut. Bahkan ibunya yang turut mendengar kata-kata umpatan itu sampai menangis dan jatuh sakit. Mereka pun harus menanggug malu dengan masyarakat sekitar.

“Ngerilah. Masa dua marga yang sudah nenek moyang dihina. Sudah mati pun dihina. AKu ini memang orang miskin,” ucapnya.

Kejadian ini pun sudah mereka laporkan ke Polsek Sumbul. Namun hingga saat mereka tidak tahu perkembangan penyelidikannya sampai di mana. Sementara oknum kades tersebut tak berada di tempat saat coba didatangi wartawan untuk konfirmasi.

sumber: inews.id

Editor: sella.