Siantar, hetanews.com - Seorang paman, di Kampung Eden Simarimbun Dolok, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, tega menusuk perut keponakannya sendiri, Senin (15/7/2019) malam, sekira pukul 22.OO WIB.

Herman Pardede (32), ditikam pamannya sendiri, Osner Pardede (56). Dan saat ditemui di Polsek Siantar Marihat, korban tampak lesuh akibat luka tusukan benda tajam (Sajam) sebanyak satu kali, pada bagian perut sebelah kiri.

Dikisahkan Herman Pardede, sebelum perutnya ditikam, terlebih dahulu dia datang ke kedai tuak milik marga Simanjuntak dan menegur pelaku yang kebetulan ada, di warung tersebut.

"Ku tegur lah bapak itu, namanya saudara. Dibilangnya ada rupanya tuak mu disini, ku bilang disana lah aku. Marah dia, dibilangnya aku mengalesenginya,"ujarnya saat di Polsek Siantar Marihat, Selasa (16/7/2019).

Saat keributan terjadi, suasana kedai tuak milik marga Simanjuntak yang berada di simpang jalan Kelurahan Simarimbun itu mulai tidak konduaif seperti semula.

"Mau ditamparnya aku tangkis lah bang, bergumul lah kami. Disitulah aku kena tusuk perut ku. Aku gak tahu dari mana pisaunya, tiba-tiba aja ada pisaunya,"ucapnya.

Pasca kena tusuk, Herman Pardede langsung dilarikan warga setempat ke Rumah Sakit RSUD Djasmen Saragih, guna mendapatkan perawatan medis hingga nyawanya terselamatkan.

Kapolsek Siantar Marihat, AKP Bilmar Limbong saat dikonfirmasi terkait kasus penikaman itu, menyampaikan, pihaknya sedang menangani kasus tersebut.

"Sedang ditangani bang. Kita masih periksa saksi yang tahu kejadiannya bang," ujar Kapolsek singkat.

Sementara itu, amatan hetanews.com ketika berada di Polsek Siantar Marihat, tampak pelaku penikaman tengah dimintai keterangan oleh penyidik. Untuk korban sendiri telah pulang dengan menumpangi mobil patroli milik Polsek.