HETANEWS

Marahi Pacaran di Kedai Kopi Berujung 1 Tahun Penjara

Terdakwa Santi Romadon, duduk di kursi persakitan, sambil mendengar tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum di PN Siantar. (foto/ms)

Siantar, hetanews.com - Santi Romadon Panggabean (44), diancam 1 tahun penjara oleh jaksa, Firdaus Maha SH. Amar tuntutan, dibacakan pada persidangan, di PN Siantar, pada Selasa (16/7/2019).

Warga Jalan Hosaya, Kelurahan Pematang Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun ini, dinyatakan terbukti bersalah, karena melanggar pasal 351 ayat (1) KUHP.

Dalam dakwaan, terdakwa melakukan penganiayaan terhadap korban, Yudi Hady Pratama Putra, di warung kopi, Jalan Ade Irma, simpang Jalan Singosari, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, pada Sabtu (9/3/2019) lalu.

Bermula, saat korban Yudi mengantar Safitri (teman korban) ke warung kopi, di Jalan Ade Irma. Keduanya duduk di warung kopi tersebut. Lalu korban Yudi, pergi ke dapur yang berada di warung itu.

Terdakwa mendatangi korban, dan mengatakan, agar tidak pacaran di kedai kopi tersebut. Namun korban, membantah perkataan terdakwa. Kemudian terdakwa marah terhadap korban.

Terdakwa memukul korban, pada bagian wajah korban sebanyak 3 kali dengan tangannya. Akibat perbuatannya, korban mengalami bengkak dan lecet.

Untuk putusan, majelis hakim yang dipimpin Fitra Dewi Nasution SH, didampingi, Fyttha Imelda Sipayung SH, dan Muhammad Nuzuli SH, ditunda hingga sepekan.

Penulis: ms. Editor: gun.