HETANEWS

AKBP Heribertus: Masyarakat Akan Dilibatkan Berantas Pungli Melalui Sistem Pelaporan

Kapolres Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu, Senin (14/7/2019). (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Kapolres Kota Pematangsiantar, AKBP Heribertus Ompusunggu, memastikan mekanisme kerja Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar atau Saber Pungli akan melibatkan masyarakat.

Menurut Heribertus, setelah satgas terbentuk dan mulai bekerja, masyarakat bisa ikut melaporkan jika menemukan praktik pungli, di lapangan.

Seperti sekarang ini, sudah ada Waka Polres, Kompol Amakhoita Hia, dengan Kasat Reskrim AKP Demak Ompusunggu yang membidangi Saber Pungli untuk di Kota Pematangsiantar, katanya.

"Upaya pemberantasan pungli melalui saber pungli ini nantinya juga akan melibatkan partisipasi dari masyarakat. Artinya bisa ikut melaporkan," ujar AKBP Heribertus Ompusunggu, ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/7/2019).

Heribertus menjelaskan, masyarakat yang menemukan atau mengalami praktik pungli secara langsung, bisa melaporkannya ke Polres Siantar yang berlokasi di Jalan Sudirman, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat.

Selain itu, dengan sistem pelaporan, maka identitas pelapor juga akan terjaga kerahasiaannya.

"Jadi tim saber pungli bisa langsung memberikan respon," ucapnya.

Dikatakan Heribertus, dengan adanya Satgas Saber Pungli akan membersihkan praktik pungli yang terjadi, di tengah masyarakat. Saat ini, menurut dia, praktik pungli secara nyata dihadapi oleh masyarakat kecil yang penghasilannya rendah.

Dia mencontohkan, banyak aksi pungli terjadi di pasaran, seperti tukang parkir di jalanan. Bahkan, pihaknya telah mengamankan beberapa jukir liar yang melalukan pungli.

"Saya ingin menjelaskan istilah saber itu kan sapu bersih, diharapkan dari operasi ini, maka aktivitas pungutan liar yang merugikan masyarakat dan menggangu ekonomi ini dapat disapu bersih sampai ke akarnya," ujarnya.

Sekadar diketahui, Unit 4 Subdit lll Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut, pada Kamis (11/7/2019)  lalu, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar yang beralamat di Jalan Merdeka No 8

Dalam OTT tersebut, personel Polda Sumut yang mengenakan rompi bertuliskan Tipikor, berhasil mengamankan tiga orang yakni, M D Lumban Tobing, selaku tenaga harian lepas (THL),  Lidia Ningsih, Staf Bidang Pendapatan 2 dan Erni Zendrato, bendahara pengeluaran BPKD Siantar.

Adapun yang di OTT yakni, kasus pungli atas pemotongan pemberian uang Intensif pemungutan pajak daerah milik anggota pegawai BPKD Siantar sebesar 15 persen dari uang yang diterima pegawai BPKD Triwulan II Tahun 2019.

Sebelum kembali ke Polda Sumut, personel juga membawa barang bukti yang diamankan dan termasuk uang sebesar Rp. 186 juta.

Selain itu juga, personel Tipikor mengamankan 16 orang saksi.

Penulis: hza. Editor: gun.