HETANEWS

15 ASN Pemko Tebingtinggi Sudah Dipecat, 2 Lagi Menyusul

Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Pemko Tebingtinggi, Fahri Hasibuan MM, Senin (15/7/2019). (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com – Sebanyak 15 orang   Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Tebingtinggi, yang  telah dipecat.

Mereka  dipecat dari pegawai, akibat telah dan menjalani putusan pengadilan, terkait kasus korupsi yang dilakukannya semasa bertugas di sejumlah instansi.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Pemko Tebingtinggi, Fahri Hasibuan MM,  Senin (15/7/2019), di ruang kerjanya, di Jalan Gunung Bromo Kompleks Perkantoran BP 7, Kecamatan Rambutan.

Fahri menuturkan, nama-nama ASN yang telah dipecat itu, sesuai dan telah keluarnya  salinan dari Pengadilan Tipikor Medan, beberapa waktu lalu.

Hal ini setelah turunnya Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN), terkait penyelewengan jabatan atau terlibat korupsi.

"Sekedar diketahui, ada  2 orang lagi  Aparatur Sipil Negara kini masih menanti turunnya pemecatan. Mereka berdua masih bertugas di Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kebersihan Pertamanan Kota Tebingtinggi,”ujarnya.

Bahkan, Fahri membantah  adanya isu, dirinya tidak  turut mengusulkan 3 orang ASN untuk dilakukan pemecatan.

Sebab, ketiganya tidak terdaftar lagi sebagai ASN Pemko  Kota Tebingtinggi, alias sudah pindah tugas. Ada di Provinsi Sumut dan terdaftar sebagai ASN Pusat, sebut Fahri.

Penulis: wh. Editor: gun.