HETANEWS.COM

Residivis Jualan Sabu Divonis Naik dari Tuntutan Jaksa

Arno digiring petugas meninggalkan ruang sidang Tirta PN Simalungun, usai divonis 7 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Suharno Sentono als Arno (48), warga  Jalan H Ulakma Sinaga, Gang Amanah, Nagori Pamatang Simalungun, divonis 7 tahun penjara denda Rp 1 Milyar subsider 3 bulan.

Vonis majelis hakim, pimpinan Roziyanti SH yang dibacakan dalam persidangan, Senin (15/7/2019), lebih tinggi dari tuntutan jaksa.

Sebelumnya, jaksa Ade Jaya Ismanto SH, hanya menuntut pidana penjara selama 6 tahun dan denda yang sama dengan putusan hakim. Warga Rambung Merah ini, merupakan seorang residivis (sudah pernah dihukum), pada tahun 2013 dalam kasus narkotika jualan ganja.     

Terungkap dalam persidangan, terdakwa ditangkap 3 saksi  polisi, Aprido Tampubolon, Fernando Nababan dan Efraim Purba (Satres Narkoba Polres Simalungun), pada Senin, 14 Januari 2019, pukul 22.00 WIB. Melihat petugas, Arno berusaha kabur dan berhasil ditangkap.            

Dari saku celana sebelah kanan, petugas menyita 2 paket sabu seberat 2,06 gram (bruto). Sabu tersebut adalah pesanan Udin (DPO) seharga Rp.1 juta yang akan diserahkan, di warung Ika, jalan H Ulakma Sinaga Rambung Merah, Kecamatan Siantar.            

Sebelumnya, Arno membeli sabu dari Bobi (DPO) dengan lokasi transaksi, di depan SMP Negeri 2, Jalan H Ulakma Sinaga, Pamatang Simalungun, untuk dijual kepada Udin.

Hakim dan Jaksa, sepakat  mempersalahkan terdakwa melanggar pasal  114 ayat (1) UURI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.          

Atas putusan tetebut, persidangan dibantu panitera, Jonni Sidabutar SH, dinyatakan selesai dan ditutup. Terdakwa didampingi pengacara dari Posbakum PN Simalungun menyatakan pikir-pikir.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan