HETANEWS

Buat Video Mesum Hingga Tersebar Luas di Masyarakat, Dua ASN Simalungun Jadi Tersangka

Dua tersangka pornografi saat digiring menuju lokasi konfrensi pers yang dihelat Polres Simalungun, Senin (15/7/2019). (foto/hza)

Simalungun, hetanews.com - Pasca tersebar luasnya video konten pornografi di kalangan masyarakat, pihak Polres Kabupaten  Simalungun, akhirnyamenetapkan satu pasang bukan suami istri yakni, Sekretaris Desa (Sekdes) Pematang Gajing berinisial BH (42) dan Staf Kecamatan Gunung Malela, LS (40) sebagai tersangka, Senin (15/7/2019).

Penetapan itu, diungkapkan langsung oleh Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan saat menggelar konfrensi pers, di Asrama Polisi (Aspol), Jalan Sangnawaluh, Kecamatan Siantar Timur, pasca adanya penyebaran konten pornografi yang diperankan kedua Aparatur Sipil Negara (ASN) itu.

"Keduanya kita amankan atas dasar adanya laporan polisi," kata Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan.

Sambung Kapolres, penyebaran video mesum tersebut, dilakukan oleh BH sendiri yang merekamnya melalui telepon genggam miliknya.

"Videonya banyak. Sudah berlangsung 10 tahun. Si pria (BH) yang meminta agar adegan mesum itu direkam," jelasnya seraya menyampaikam, video mesum tersebut terakhir kali direkam pada 13 Juni 2019, lalu.

"Si pria sengaja mengekspos dan mempertontonkan. Kedua tersangka sudah berkeluarga," ujar Marudut kembali.

Selain mengamankan dan menetapkan tersangka, polisi juga menyita barang bukti, berupa dua unit handphone merk Oppo, flashdisk, kasur hingga pakaian yang dikenakan keduanya saat didalam video tersebut.

Diungkapkan Kapolres, AKBP Marudut Liberty, kedua tersangka, dijerat dengan Pasal 34 dan 35 Undang-Undang (UU) Nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi.

"Si pria diancam 12 tahun penjara, perempuan 10 tahun penjara ," ujar Marudut.

Selain itu juga, Kapolres menambahkan, pihaknya saat masih melakukan pengembangan, guna mengungkap oknum lain yang terlibat dan menyebarkan video tersebut ke masyarakat luas.

Penulis: hza. Editor: gun.