HETANEWS

Pemko Belum Lakukan Pemeriksaan Khusus Terhadap ASN Pasca OTT

Sekda Kota Siantar Budi Utari Siregar.

Siantar, hetanews.com-Beberapa waktu lalu Kota Siantar geger dengan adanya Oprasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Poldasu yang mengakibatkan 2 orang ditetapkan sebagai tersangka, namun sepertinya Pemko membiarkan saja Kasus tersebut bergulir tanpa ada melakukan pemeriksaan internal terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungannya.

Hal itu tampak dari jawaban Sekda Kota Siantar Budi Utari Siregar, Senin (15/07/2019) sewaktu ditanya apakah Pemko melakukan pemeriksaan internal terhadap ASNnya, dia menyebutkan Pemko belum melakukan hal tersebut.

"Belum sampai kesitu," katanya.

Ditanya sudah sejauh apa peroses hukum yang sedang berjalan dan apakah Pemko melakukan pendampingan hukum?, saat ini kata Budi masih dalam pemeriksaan saksi-saksi, dan Pemko belum melakukan pendampingan hukum.

"Sekarang masih pemeriksaan saksi-saksi, kalau dari pemko belum ada pendampingan hukum kalau dari korpri sudah kita lakukan pendampingan hukum,"paparnya.

Terkait kasus yang menimpa BPKD, Budi menyebutkan bahwa Pemko menghormati proses hukum dan kinerja dari Pihak Kepolisian dan akan kembali memaksimalkan kinerja dari BPKD.

" Kita hormati kinerja dari Aparat hukum, kalau untuk BPKD kita maksimalkan kembali kinerja BPKD mudah-mudahan tidak terganggu,"ucapnya.

Ditanya siapakah yang menggantikan posisi sementara dari Kepala BPKD, Budi menyebutkan sampai saat ini belum ada petunjuk dari Walikota.

"Belum ada nanti menunggu petunjuk dari pimpinan," katanya.

Penulis: tom. Editor: tom.