HETANEWS

Begal Di Siantar Mulai Marak, Polisi Diminta Awasi Geng Motor

Siantar, hetanews.com- Aksi perampasan dengan kekerasan di sepeda motor  atau kerap disebut begal, mulai marak di wilayah Siantar-Simalungun. Kondisi ini semakin meresahkan masyarakat lantaran polisi seolah tidak mampu mencegah aksi kriminal tersebut.

Banyak masyarakat yang menganggap ulah tersebut dilakukan oleh pemuda-pemuda yang bergabung dalam geng motor. Masyarakat berharap agar pihak kepolisian mengawasi geng-geng motor yang sering mangkal di seputaran kota.

"Begal itu biasa beraksi diatas sepeda motor. Aksi mereka juga pasti berawal dari adanya geng motor, apalagi dalam geng itu biasanya ada ikatan solidaritas jadi mereka mau melakukan bersama," ujar Yanti Sihombing (28), warga Jalan Pattimura Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur, Kamis (12/3/2015).

Selain karena solidaritas sesama, kehadiran begal juga dinilai karena rusaknya mental anak-anak masa kini yang menganggap dirinya merasa hebat jika berani melakukan tindakan kriminal.

Hardo (24), warga lainnya juga mengatakan geng motor yang beralih menjadi begal sudah semakin meresahkan. Menurutnya, sebelum melakukan aksinya biasanya para begal mengumpul lebih dahulu di jalanan layaknya geng motor. Setelah mengincar mangsanya, mereka mulai melakukan aksinya.

"Geng motor yang paling perlu diawasi sekarang. Dari geng motornya orang itu muncul. Kita berharap agar pihak kepolisian lebih ketat mengawasi geng motor, kalau bisa lebih sering melakukan razia," katanya berharap. 

Hardo juga meminta kepada pihak kepolisian agar lebih gencar melakukan aksi pencegahan peredaran narkoba di kota Siantar, karena dinilai sebagai salah satu pemicu remaja untuk melakukan tindakan nekad. “Putus donk mata rantai peredaran narkoba ke remaja,” imbuhnya.

Penulis: res. Editor: ebp.