HETANEWS

Kronologi Siswa SMA Taruna Palembang Meninggal Seusai Plonco, MOS di Sekolah, Masuk Parit dan . . .

Delwyn semasa hidup dan ruang instalasi forensik RS Bhayangkara. (Sriwijaya Post)

Palembang, hetanews.com - Seorang siswa SMA Taruna Palembang yang masih berusia 14 tahun, Delwyn Berli J meninggal dunia saat mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS).

Keluarga korban yakni Aswin mengungkapkan kronologis siswa SMA Taruna Palembang itu hingga menghebuskan nafas terakhirnya.

Diketahui korban mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari Jalan dari Talang Jambe-Suka Bangun hingga menyeberangi kanal selebar 2 meter. Dikatakan Aswin, Delwyn, memang sangat bersemangat.

Sebab korban Delwin memang ingin mengikuti jejak ayahnya, di mana SMA Taruna Palembang ini menjadi tempatnya untuk mengikuti pendidikan.

"Korban memang sangat berkeinginan untuk masuk SMA Taruna Palembang karena ingin seperti ayahnya," kata Aswin.

Maka itu kata Aswin, Delwyn, mengikuti beberapa kegiatan di antaranya longmarch atau jalan dari Talang Jambi ke Sukabangun Palembang jam 01.00 dini hari.

Diduga karena kelelahan, Delwyn, meninggal. Sebelumnya Delwyn sempat tak sadarkan diri, ketika akan memasuki parit selebar 2 meter.

Menurut Aswin setelah pingsan, Delwyn sempat sadar saat dibawa ke RS Myria. "Sebelumnya ketika dibawa oleh pihak sekolah ke Rumah Sakit Myria nyawa Delwin masih ada," ujar Aswin, paman korban. "Namun ketika tiba di rumah sakit sudah tidak ada nafas lagi," tambah Aswin.

Sebelumnya diberitakan, siswa SMA Taruna Palembang dilaporkan meninggal dunia sejak pagi saat mengikuti MOS (Masa Orientasi Sekolah), suasana haru terlihat di forensik Bhayangkara tempat jenazah Delwy disemayamkan.

"Saya juga baru dapat kabar bahwa Delwyn meninggal dunia pagi tadi. Tidak tahu penyebabnya apa tapi kata pihak sekolah katanya pada saat ospek (MOS) semalam," ujarnya.

Orang Tua Lapor Polisi

Seorang siswa Sekolah Swasta SMA TN yang terletak di Sukarami Palembang meninggal dunia. Diduga siswa berinisial DB (14) meninggal dunia saat mengikuti masa orientasi sekolah penerimaan siswa baru. Saat ini jenazah DB disemayamkan di RS Bhayangkara Palembang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum meninggal DB sempat dibawa ke Rumah Sakit Myria Palembang pada pukul 04.00 pagi tadi. Ia kemudian meninggal dunia.

Orang tua DB yang merupakan warga Tulung Selapan Ilir melaporkan kejadian ini ke Polresta Palembang, Sabtu (13/7/2019).

Namun orang tua korban belum mau memberikan keterangan lebih lanjut soal kronologis dan informasi lainnya.

Sementara itu Kepala SPK AKP Heri melalui Kanit I SPKT membenarkan adanya laporan tersebut. "Saat ini kami baru saja memeriksa korban di RS Bhayangkara selanjutnya akan melakukan olah TKP," ujarnya.


 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.