HETANEWS

Cerita Dua WNA Asal Selandia Baru Terdampar di Pantai Polewali Mandar

Dihantam cuaca buruk, dua WNA asal Selandia Baru terdampar di pantai di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (12/7/2019). (foto/JunaediI)

Polewali Mandar, hetanews.com - Dua warga negara asing ( WNA) asal Selandia baru terdampar di Pantai Dusun Tete, Desa Paku, Kecamatan Binuang, di pesisir perairan Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jumat (12/7/2019) sore. 

Berita terdamparnya dua warga asing mengundang perhatian masyarakat sekitar. Mereka berkerumun di sekitar lokasi pemeriksaan dua WNA tersebut.  Pihak imigrasi yang kemudian memeriksa dokumen kedua WNA tersebut mengatakan jika dokumen keduanya lengkap. 

Kasi Wasdakim Imigrasi Polewali Mandar, Arif Febriansyah mengatakan, keduanya bernama Sam Wilson dan Daniel Wilson. Keduanya masih bersaudara. 

Menurut penuturan dua WNa tersebut, mereka terdampar setelah perahu bercadik jenis katinting tanpa mesin yang mereka tumpangi terombang-ambing dan dihempas gelombang tinggi. Beruntung mereka selamat walau terdampar di perairan Polewali Mandar.

Keduanya mengaku berlayar dari wilayah pantai Galesong di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan menuju ke pulau Pasir Putih di Polewali Mandar untuk berwisata.  Pihak imigrasi setempat yang memeriksa seluruh dokumen ijin tinngal dan passpor kedua wna tersebut memastikan kedua wisatawan selandia baru tersebut memiliki dokumen resmi dan lengkap.

Perahu diperiksa

Arif Febriansyah mengatakan, kedua WNA memiliki paspor dan dokumen visa lengkap. Sehingga tidak ditemukan hal-hal mencurigakan dari keduanya.  “Dari hasil pemeriksaan dokumen keimigrasian yang dimiliki keduanya dinyatakan lengkap dan masih berlaku,” kata Arif Febriansyah, Sabtu (13/7/2019). 

Pihak imigrasi dan polisi kemudian menggeledah perahu yang mereka tumpangi. Tidak ditemukan barang-barang atau benda berbahaya yang dilarang.

Menurut Arif, kedua WNA tersebut kini menumpang tinggal sementara di salah satu rumah warga setempat. Rencananya keduanya akan melanjutkan perjalanan dan petualangan mereka setelah kondisi cuaca kembali normal.  

 

sumber: kompas.com

Editor: sella.