HETANEWS

Satu Pekan Setelah Peristiwa Kebakaran, Para Korban Masih Tinggal di Tenda

Pasca Kebakaran: Seorang Ibu dan anak perempuannya mengumpulkan puing puing pasca kebakaran yang menghanguskan 10 unit rumah di Jalan Mangga, Gg Jeruk, Kelurahan Parsaoran Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Sabtu 6 Juli 2019. (foto:gee)

Siantar, hetanews.com - Tepat satu pekan peristiwa kebakaran yang menghanguskan 10 unit rumah di Jalan Mangga, Gg Jeruk, Kelurahan Parsaoran Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Sabtu 6 Juli 2019. Sebanyak 10 KK terdiri dari 42 jiwa masih tinggal ditenda.

Kepedulian terhadap korban kebakaran masih tetap dinantikan. Kerugian materil yang dialami para korban serta tempat tinggal untuk menetap masih sangat dibutuhkan. Namun, upaya untuk membantu para korban kebakaran masih terbuka. 

Kordinator posko penggalangan dan penyaluran dana korban kebakaran, Tri Astuti mengakui saat ini keluarga korban masih membutuhkan uluran tangan dari semua pihak termasuk pemerintah kota. 

Para korban kebakaran, kata Astuti, saat ini masih tinggal ditenda darurat yang berdekatan dengan lokasi kebakaran. Belum diketahui berapa jumlah kerugian materil atas musibah yang mereka alami.

Namun saat ini pihaknya  berupaya mengajukan ganti rugi atas peristiwa kebakaran yang menghanguskan 10 rumah yang mereka sewa, agar dapat kembali menemukan tempat tinggal yang tetap dan melanjutkan kehidupan.

"Saat ini kami mengajukan ganti rugi ke pemerintah. Kami juga sudah konsultasi kepada pemerintah kelurahan.Kami berharap ada bantuan kerugian materi, yang ditaksir oleh keluarga masing-masing," kata Astuti.

Inisasi KNPI Pematangsiantar dan Lintas Organisasi

Kali ini DPD KNPI Pematangsiantar bersama beberapa organisasi memberikan bantuan kepada korban kebakaran rumah yang masih tinggal ditenda darurat, Sabtu (13/7/2019).

Ketua DPD KNPI Pematangsiantar Ilal Mahdi Nasution mengatakan, pihaknya menginisiasi penggalangan bantuan antar lintas organisasi mahasiswa dan pemuda untuk menyatukan kepedulian terhadap musibah kebakaran.  

Posko penggalangan dan penyaluran dana korban, di Jalan Mangga, Parsaoran Nauli Kota Pematangsiantar, Rabu 10 Juli 2019. (foto: dok KNPI)

"Kami DPD KNPI Pematangsiantar bersama rekan-rekan organisasi menyatukan semangat untuk membantu  saudara-saudara kita yang mengalami musibah kebakaran. Sebelumnya, kita terlebih dahulu meninjau lokasi kebakaran, untuk melihat kondisi keluarga korban dan kebutuhan yang mereka perlukan,"kata Ilal Mahdi melalui keterangan tertulis yang diterima hetanews.

Dari hasi penggalangan dana yang mereka lakukan, terkumpul sebanyak 25 karung beras, 15 kardus minuman mineral, 15 karung pakaian dan uang donasi sebesar Rp. 6 Juta. Bantuan tersebut langsung diserakan melalui posko penggalangan dan penyaluran bantuan di lokasi.

"Semoga bantuan ini bermanfaat untuk keluarga korban untuk melanjutkan kehidupan sehari-hari. Kita berharap bapak-ibu tetap semangat untuk bangkit dan melanjutkan aktifitas seperti biasanya," tutur Ilal Mahdi. 

DPD KNPI Pematangsiantar bersama IMM, PMKRI, GMKI, BKPRMI, HIPMA NIAS, GPA, SAPMA PP dan Publik Kopi yang menginisiasi mengumpulkan bantuan tersebut.  

Pada kesempatan ini, Mahdi juga meminta Pemerintah Kota Pematangsiantar agar lebih serius dalam melakukan penanganan bencana, khususnya Dinas Sosial, untuk memberikan solusi yang lebih efektif, terutama tentang tempat tinggal keluarga korban. 

Penulis: gee. Editor: edo.