HETANEWS.COM

GM FKPPI 0204 Tebingtinggi Minta APH Usut Bagi-bagi Proyek Dana Kelurahan

Komandan Satgas GM FKPPI 0204 Tebingtinggi, Agung Dwi Harsinggih. (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com - Pembangunan proyek kelurahan tahun 2019 yang  anggarannya bersumber dari APBD dan APBN, dikwatirkan nantinya asal jadi.

Hal ini disampaikan Komandan Satgas GM FKPPI 0204 Tebingtinggi, Agung Dwi Harsinggih, ketika diminta tanggapannya terkait beredar informasi, para Camat se kota Tebingtinggi, membagi - bagi proyek pekerjaan fisik di kelurahan, berdasarkan kedekatan.

Dan ironisnya, diduga setiap pagu anggaran penerima proyek memberikan fee antara 20-25 persen kepada Camat.

Anggaran dana kelurahan tahun 2019 sebesar Rp 500 juta untuk setiap kelurahan, dan jumlah kelurahan ada 35 dari 5 kecamatan, maka dana kelurahan se kota Tebingtinggi mencapai Rp17,5 M. Kalau fee yang dibayar 20 persen saja, berarti akan merugikan keuangan negara sebesar Rp3,5 M, terangnya.

Agung juga mengatakan, bagaimana mungkin pekerjaan fisik dapat berkwalitas sesuai yang direncanakan kalau 20 persen dari pagu anggaran menjadi fee proyek.

Sedangkan dalam perencanaan, keuntungan pemborong maksimal 15 persen. Kondisi inilah yang dikwatirkan mengakibatkan pekerjaan asal jadi, tegasnya.

“Selaku Komandan Satgas GM FKPPI 0204 Tebingtinggi, saya mempunyai tanggung jawab moral untuk memberikan masukan dan informasi kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan jabatan oleh oknum - oknum yang ingin memperkaya diri sendiri,"tegas Agung, Jumat (12/7/2019).

Penulis: willi. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan