HETANEWS.COM

Pasca OTT di Kantor BPKD, Ruangan Kaban Disegel

Ruangan Kepala BPKD Pematangsiantar di Lantai II Gedung BPKD disegel pasca OTT, Jumat 12 Juli 2019.

Siantar, hetanews.com- Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Unit 4 Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda SUMUT di kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar, Kamis malam, beberapa ruangan di gedung itu disegel.

Ruangan yang disegel dengan garis polisi diantaranya ruangan pendapatan I (satu) di lantai I, ruangan kepala badan (kaban) BPKD, ruangan bendahara, dan ruangan sekretaris, di lantai II.

Asisten I Pemko Pematangsiantar, Leonardo Simanjuntak yang datang meninjau ke lokasi perkantoran, Kamis (12/7/2019) sekitar pukul 11.00 WIB mengklaim aktivitas perkantor berjalan lancar pasca OTT.

Menurut dia, pelayanan pembayaran pajak masih tetap dibuka seperti biasnya. Loket pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tempatnya di belakangan gedung itu tetap melayani pengunjung.

Sementara pada hari yang sama, Kepala BPKD Pematangsiantar, Adiaksa Purba masih belum terlihat di tempat kerjanya pasca OTT tersebut.

Ruangan yang disegel pasca OTT, Jumat 12 Juli 2019.

"Beliau masih berada di luar kota mengikuti Diklat Pim. Saya rasa belum bisa dihubungi karena kesibukan," kata Leonardo Simanjuntak ditemui usai meninjau beberapa ruangan yang disegel.

Seperti yang diketahui, OTT yang dilakukan personil Tipidkor, Kamis (11/9/2019) malam, terkait tindak pidana korupsi dan pungli atas  pemotongan  pemberian uang Intensif pemungutan pajak daerah milik pegawai BPKD sebesar 15 persen dari uang yang diterima pegawai, pada Triwulan II Tahun 2019.

OTT ini berdasarkan laporan informasi No: R/246/VII/2019, tertanggal 10 Juli 2019. Kemudian, SP. Lidik No: 422/VII/2019 dan Surat Perintah Tugas NO: 575/VII/2019.

Dari hasil OTT yang dilakukan oleh personil kepolisian selama lebih dari 5 jam, diamankan 3 orang. Diantaranya, TL selaku tenaga harian lepas, LN selaku staff bidang pendapatan II, dan EZ selaku bendahara pengeluaran BPKD.

Selain tiga orang tersebut, turut diamankan 16 orang pegawai BPKD sebagai saksi, serta barang bukti senilai Rp.186 Juta beserta dokumen dibawa ke Mapolda SUMUT. 

Penulis: gee. Editor: edo.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!