HETANEWS

Polres Siantar Ungkap Kasus Pengeroyokan, AKBP Heribertus: Lima Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Kapolres Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu saat menggelar konfrensi pers, di Polres Siantar, Kamis (11/7/2019). (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Polres Kota Pematangsiantar menggelar konfrensi pers, terkait pengeroyokan yang menyebabkan korban, Marudut Tua Sinaga, meninggal dunia, Kamis (11/7/2019).

Kapolres Siantar, AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan, para pelaku pengeroyokan berhasil diiringkua, dalam tempo 10 jam.

"Pelaku ditangkap unit Jatanras Satreskrim Polres Siantar yang bekerja bersama dengan personel Intelkam,"ujar Kapolres, didampingi Kasat Reskrim, AKP Demak Ompusunggu.

Dijelaskan Kapolres kembali, tertangkapnya lima pelaku pasca petugas melakukan penyelidikan atas tewasnya Marudut, akibat dikeroyokm di Jalan Diponegoro, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat pada, Minggu (7/7/2019) dini hari, kemarin.

"Atas perbuatan pelaku yang menghilangkan nyawa seseorang, dikenakan pasal Pasal 170 ayat 2 ke 3e Subs 351 ayat 3 KUHP terancam hukuman penhara 12 tahun," ungkap Heribertus.

Baca juga: Lima Pelaku Pengeroyok Pemuda Asal Panei Tongah Hingga Tewas Diringkus Polisi

Dikatakannya, identitas lima pelaku, yakni, Jaya Purnama (23) dan Rizal (22), keduanya merupakan warga Beringin, Kelurahan Sinaksak, Kabupaten Simalungun, Rezi Aruanda (24), warga Jalan Tangki, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, Frengki Cia (23), warga Jalan Gereja, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan dan terakhir, Rahmat Faisal Sipayung (32,) warga Jalan Aru, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat.

Selain itu juga, Heribertus juga mengatakan, sebelum korban (Marudut Tua Sinaga) meninggal dunia, korban melakukan pemerasan terhadap tersangka.

"Jadi tersangka tidak terima dan memanggil rekan-rekannya dan melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga meninggal dunia," pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.