HETANEWS.COM

Puluhan Komunitas Muda Demo Kejari, Desak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tebingtinggi

Aksi demonstran di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tebingtinggi, yang sempat terjadi dorong - dorongan, Kamis (11/7/2019). (Foto/WH)

Tebingtinggi,hetanews.com – Puluhan Komunitas Muda Lawan Korupsi Tebingtinggi, mendemo Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, agar mengusut tuntas dugaan korupsi yang ada di kota itu, Kamis (11/7/2019), sekitar pukul 10.30 WIB.

Jangan buat kami menilai ada permainan yang dilakukan oknum - oknum jaksa nakal di Kejari Tebingtinggi, ujar para pengunjuk rasa.

Salah seorang peserta aksi, Firdaus, kepada Hetanews.com menyampaikan, pihaknya menagih janji dan komitmen pihak Kejari Tebingtinggi yang akan mengusut tuntas beberapa kasus yang ada, seperti di Dispora Tebingtinggi, yaitu pembangunan kolam renang anggaran Tahun 2014 sebesar Rp.5 miliar, dengan nilai kontrak Rp. 4.989.000.000 dan kode lelang 274445. Dilanjutkan kontruksi pembangunan kolam renang dengan dana kementerian sebesar 1,82 miliar, dengan kode lelang 346445 melalui APBD Kota Tebingtinggi. Demikian juga di tahun anggaran 2016, Disporabudpar melakukan lelang untuk peningkatan fasilitas sarana dan prasarana kolam renang dengan nilai Rp. 1,14 miliar dan untuk anggaran 2017 hasil tender kelanjutan pembangunan kolam renang senilai Rp 4 miliar dan akhirnya ditunda, meski telah ditenderkan, berbernya.

Aksi demonstran di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tebingtinggi, Kamis (11/7/2019). (Foto/WH)

Masih katanya, namun kolam renang tersebut tidak termanfaatkan dengan baik, perawatannya juga tidak maksimal. Sehingga  harus ada keseriusan pihak Kejaksaan untuk mengungkap praktik KKN dalam pembangunan kolam renang tersebut yang biayanya luar biasa besar dari proses lelang hingga pemanfaatannya, ucap Firdaus.

Lanjut Firdaus, pihaknya juga meminta pihak Kejaksaan untuk mengungkap praktik KKN dalam pencairan dana hibah KNPI di Kota Tebingtinggi.

Tolong dilakukan investigasi, melakukan pemanggilan kepada setiap saksi yang menerima dan audit penyaluran dana hibah KNPI yang terkesan manipulasi data - data LPJ kegiatan KNPI.

Aksi demonstran di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tebingtinggi, Kamis (11/7/2019). (Foto/WH)

Sehingga harus dilakukan penelusuran yang serius oleh pihak Kejaksaan dalam mengungkap praktik KKN tersebut, tandasnya.
“Dimana kegiatan kepemudaan tidak menyentuh pemuda sepenuhnya dan terkesan dipaksakan memenuhi data untuk bukti - bukti LPJ. Dengan demikian, kami berharap Kejaksaan Negeri dapat bekerja maksimal dalam mengungkap praktik KKN di Kota Tebingtinggi, salah satunya dana hibah KNPI Kota Tebingtinggi tahun 2017 - 2018 segera diperiksa,"tutup Firdaus.

Pantauan Hetanews.com di lapangan, pada saat Komunitas Muda melakukan aksinya di depan Kantor Kejari, sempat terjadi dorong - dorongan antara pihak Kejaksaan, kepolisian dengan pendemo yang memaksa masuk ke kantor Kejari Tebingtinggi.

Karena menurut penilaian para pendemo, sepertinya pihak Kejaksaan tidak ada niat baiknya, dalam menerima aspirasi mereka, sehingga memaksakan diri untuk masuk.

Penulis: wh. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!