HETANEWS

Kerahkan Alat Berat, BPBD dan Warga Bersihkan Material Lahar Dingin Sinabung

Material kayu dan lumpur yang terbawa banjir lahar dingin Gunung Sinabung. (foto/Stepanus Purba)

Karo, hetanews.com - Banjir lahar dingin Gunung Sinabung yang menerjang permukiman warga di Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meninggalkan sejumlah persoalan. Warga dibantu petugas BPBD Karo berjibaku bersama-sama untuk bersih-bersih dan evakuasi material kayu, batu dan lumpur.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo Natanail Perangin-Angin mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir lahar dingin yang menerjang pada Rabu (10/7/2019) malam. Hanya saja, ada satu warga yang saat kejadian sedang melintas di jalan dan terpeleset hingga terseret arus. Namun kondisinya selamat.

Baca juga: Banjir Lahar Dingin Gunung Sinabung Terjang 3 Rumah Warga di Kutambaru Karo

“Korban tersangkut di pagar dan ditolong warga lainnya. Dalam kejadian ini, ada empat rumah yang terdampak lahar dingin dan satu puskesmas,” ujar Natanail, Kamis (11/7/2019).

Dia mengungkapkan, sampai saat ini pihaknya masih terus mengevakuasi material lahar dingin dengan menggunakan sejumlah alat berat.

"Akses jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Tiga Nderket dan Kuta Buluh sempat terputus karena tertimbun material kayu dan batu. Namun kini sudah ditangani alat berat dan dapat kembali dilalui,” katanya.

Data BPBD Karo, material banjir lahar dingin ini menyumbat Sabo Dam Pengendalian Lahar Gunung Sinabung yang ada di Kecamatan Tiga Nderket. Akibatnya rumah warga terendam air bercampur lumpur dan material lainnya setinggi 30 cm. Korban pemilik rumah yakni Johanes Sembiring, Jaka Surbakti, Juhen Sembiring dan Masliani Br Barus serta puskesmas desa setempat.

sumber: inews.id

Editor: sella.