HETANEWS

Warga Tolak Pembunuh Siti Aminah Tetap Tinggal di PTPN IV Pabatu

Kedua pelaku pembunuhan, Ar (14) dan SS (15) saat rekonstruksi di Polres Tebingtinggi. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com - Peristiwa pembunuhan karyawati PTPN IV Pabatu, Siti Aminah Purba alias Nina (50) yang dilakukan Ar (14) dan SS (15), masih menyisahkan ketakutan yang mendalam bagi masyarakat Dusun 3 Desa Kedai Damar, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Warga menganggap peristiwa ini sangat mengerikan, sadis dan kejam. Bahkan pelaku dianggap  "pembunuh berdarah dingin".

Diketahui sebelumnya, salah satu pelaku, Ar, merupakan tetangga korban yang masih belia dan masih berstatus pelajar. Bahkan sudah dianggap anak sendiri oleh korban Siti Aminah Purba. 

Sehingga, para warga di sana sangat mengecam keras perbuatan kedua pelaku ini dan menolak jika pelaku tetap tinggal, di komplek perumahan mereka.

Kepala Dusun 3 Desa Kedai Damar, Eka Handika, kepada hetanews.com, Kamis (11/7/2019) mengaku, kalau ketakutan masyarakat tersebut disampaikan kepadanya.

Baca juga: Pasca Ditangkapnya 2 Pelaku Pembunuhan Karyawati PTPN IV Pabatu, Kediaman Pelaku Tampak Sepi dan Tertutup

Warga di sana takut, jika nanti bebas, pelaku kembali berulah, melakukan hal yang sama di komplek kediaman mereka, ujarnya.

“Dan sudah ada datang masyarakat bang. Bilang menolak jika mereka tetap disini, takutnya berulah lagi. Kami takut bang, “ungkapnya.

Namun walaupun demikian, lanjut Kadus ini, "itu semua kebijakan PTPN IV Pabatu, karena ini kan komplek perkebunan. Kalau memang perkebunan masih mengizinkan mereka tinggal disini, ya kami juga gak bisa bilang, ucapnya kembali.

Diberitakan sebelumnya, pasca ditangkapnya kedua pelaku pembunuhan Karyawati PTPNIV Pabatu ini, kediaman pelaku pembunuhan Ar, di Desa Kedai Damar terlihat sepi dan tertutup.  

Penulis: dmk. Editor: gun.