HETANEWS

Komplotan Perampok yang Menyamar Jadi Polisi Ditangkap Polda Sumut

Polda Sumut saat menggelar konferensi pers terkait penangkapan komplotan perampok bermodus menyamar sebagai polisi di Mapolda Sumut, Medan

Deliserdang, hetanews.com - Komplotan perampok dengan modus menyamar sebagai anggota Polri, ditangkap petugas Direktorat Kriminal Umum Polda Sumatera Utara (Sumut). Polisi juga mengamankan senjata jenis airsoft gun yang kerap digunakan saat beraksi untuk menakut-nakuti calon korban.

Keempat orang yang diringkus yakni, Gokroha Satu Sangkapta Manalu (37), warga Jalan Garuda, Percut Sei Tuan, Muda Remaja Parlis alias Aris (37), warga Jalan Wasono, Medan Timur, Andri Syahputra (30), warga Jalan Pelikan Raya, Percut Sei Tuan, dan Muhammad Rahul (26), warga Jalan Mayjend Sutoyo, Medan Barat.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadirreskrimum) Polda Sumut, AKBP Donald Simanjunta mengatakan, penangkapan empat dari enam komplotan perampok ini berawal dari laporan korban bernama M Imam Syahfii (28), warga Jalan H Jalal, Gang Tabah, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang. 

Kepada petugas Polsek Percut Seit Tuan, korban mengaku dirampok di pinggir jalan Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, pada 28 Juni 2019 lalu.

“Para pelaku pelaku merampas sepeda motor korban serta menodongkan pistol air softgun kepadanya di pinggir jalan Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang. Kejadiannya sekitar pukul 01.30 WIB pada 28 Juni 2019 lalu,” kata Donald Simanjuntak, Kamis (11/7/2019).

Perampokan bermula ketika korban tengah parkir di lokasi dan duduk di atas sepeda motornya. Tak berapa lama kemudian, datang satu unit mobil minibus warna silver yang berhenti di dekat korban. Kemudian, enam orang laki-laki turun dari mobil dan mendekati korban.

“Enam orang tersebut mengaku sebagai anggota polisi dan menuduh korban sebagai bandar narkoba. Para pelaku kemudian menodongkan senjata jenis airsoft gun dan menutup kepala korban dengan menggunakan kain goni,” kata Donal.

Tidak sampai di situ, tersangka selanjutnya memiting leher korban serta menjatuhkan korban ke tanah. Korban selanjutnya dinaikkan ke mobil. Para pelaku kemudian memborgol dan memukuli pelapor. Sementara pelaku lainnya membawa sepeda motor pelapor dengan cara menderek.

“Komplotan perampok ini juga mengambil handphone milik korban. Setelah itu, korban diturunkan di Lapangan Ladon Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan,” katanya.

Korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi. Setelah mendapat laporan, polisi menyelidiki kasus tersebut dan berhasil meringkus empat orang tersangka. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

“Empat orang berhasil diringkus. Sedangkan dua tersangka lainnya, yakni S alias T (40), warga Jalan Letda Sujono, Perut Sei Tuan, dan B (35), warga Pasar V Tembung masih dalam pengejaran petugas,” ujarnya.

Selain mengamankan para pelaku petugas juga mengamankan barang bukti di antaranya satu senjata airsoft gun, dua gas CO2 airsoft gun, satu borgol tangan, satu unit ponsel, satu STNK, dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna putih bernopol BK 2033 MX yang juga hasil kejahatan.

sumber: inews.id

Editor: sella.