HETANEWS

Ditangkap Saat Ngisap Sabu, Terdakwa Dituntut Jaksa 8 Tahun

Hendri (berdiri) saat menyampaikan permohonannya usai dituntut 8 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Suhendri Syahputra als Hendri (33), warga Huta I Nagori Dolok Malela, Kecamatan Gunung Malela, dituntut 8 tahun denda Rp.800 juta subsider 3 bulan penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

Ancaman pidana itu, dibacakan jaksa Sanggam Siagian SH, disidang PN Simalungun, Kamis (11/7/2019).        

Saat berada di rumahnya, Sabtu (2/2/2019) lalu, terdakwa diajak Riki untuk memakai sabu. Lalu membeli sabu secara patungan, masing-masing Rp.50 ribu dari seseorang, di Kampung Bah Joga Bah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja.       

Sabu tersebut, digunakan terdakwa bersama Riki, di belakang rumah warga. Dengan alasan mau membeli rokok, Riki meninggalkan terdakwa, di lokas,i sambil membakar kaca pirex.        

Terdakwa ditangkap petugas saat menghisap sabu. Saksi Fernando Nababan, Verry J Purba dan Effaim Purba, menangkap terdakwa berdasarkan informasi yang diterima Satres Narkoba Polres Simalungun.        

Barang bukti (BB) yang disita petugas, berupa sabu seberat 0,16 gram (bruto), kaca pirex, pipet dan mancis. Didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa  memohon agar majelis hakim meringankan hukumannya.         

"Saya mohon agar hukuman saya diringankan yang mulia, saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,"kata terdakwa.         

Untuk putusan, ketua majelis hakim, Novarina Manurung SH, dibantu panitera, P Saragih SH, menunda persidangan hingga Kamis mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.