HETANEWS

Risma dan Tuahman Didakwa Pengedar Sabu

JPU Ade Jaya Ismanto SH saat membacakan dakwaan 2 pengedar sabu. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Risma Saragih (38) dan Edi Tuahman Purba (38), disidangkan dalam berkas terpisah, di PN Simalungun, Selasa (9/7/2019). Keduanya didakwa jaksa, sebagai pengedar sabu.

Dari kedua terdakwa, disita barang bukti, 6 palstik klip sedang sabu seberat 1,98 gram (bruto) dan 80 plastik klip sabu seberat 1,56 gram (bruto). Menurut terdakwa Risma, barang bukti sebanyak itu adalah milik terdakwa Tuahman.

Keduanya warga Kecamatan Bandar Huluan, ditangkap dari depan rumah Tuahman, di Huta V Nagori Dolok Parmonangan, Kecamatan Bandar Huluan, Sabtu (9/2) lalu, pukul 09.00 WIB. Malam itu, keduanya sedang duduk-duduk bersama saksi Rajamin (DPO) dan Riki.

Lalu ditangkap Polsek Perdagangan, Budi J Simanjuntak dkk. Selain sabu, juga diamankan jarum suntik, ponsel merk Samsung dan uang Rp.367.000.-

Terdakwa Risma menerima 2 gram sabu dari Tuahman untuk dijual dengan harga Rp.100 RB/paket kecil. Lalu 2 paket dititip kepada Rajamin als Jamin (DPO). Para terdakwa dijerat jaksa Ade Jaya Ismanto SH, dengan pasal 114 (2) atau pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang tanpa hak atau melawan hukum mengedarkan narkotika.

Didampingi pengacara dari Posbakum PN Simalungun, Mobby SH, terdakwa membenarkan dakwaan tersebut dan tidak mengajukan eksepsi. Untuk pemeriksaan saksi-saksi, majelis hakim pimpinan Roziyanti SH menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.