HETANEWS

Kapolres Sebut Pasar Bukan TPA Jadi Harus Bersih

AKBP Heribertus Oppusunggu saat ikut memungut sampah di pasar horas dalam kegiatan giat bersih untuk menyambut hari Bayangkara ke-73.

Siantar, hetanews.com - Dalam kegiatan giat bersih untuk menyambut Hari Bayangkara ke-73 Polres Siantar bersama Forkompimda melakukan bersih-bersih di Pasar Horas Jaya, Selasa (09/07/2019).

Diwawancara secara langsung, Kapolres Siantar menyebutkan bahwa hal ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk peduli dengan lingkungan

"Kitapun dalam Forkompimda itu peduli dengan lingkungan, dan mengajak masyarakat untuk peduli dengan lingkungan," katanya.

AKBP Heribertus Oppusunggu menyebutkan adapun kendala dalam memungut sampah adalah banyaknya sampah yang berada di selokan atau parit disekitar tempat pedagang.

"Kendalanya tadi itu parit saja, parit itu sampahnya banyak sekali, itu rata-rata dari pedagang itu sendiri," paparnya.

Dia berharap agar parit tersebut dibersihkan, sebab AKBP Heribertus Oppusunggu mengkuatirkan jika dibiarkan begitu saja maka akan terjadi genangan air atau banjir di Pasar Horas.

"Jadi harus kerjasama PD PHJ dengan Pemko untuk membersihkan itu, karena kalau tidak banjir itu," katanya.

AKBP Heribertus mengimbau agar pedagang turut perduli dengan lingkungan dan menjaga kebersihan minimal disekitaran tempat dia berjualan.

"Peduli kepada lingkungan terutama wilayah tempat dagangannya sendiri, karena kalau bersih maka pembelipun menjadi nyaman untuk berbelanja," himbaunya.

Bahkan AKBP Heribertus menyebutkan jika Pasar bukan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melainkan tempat masyarakat untuk berbelanja, sehingga dia berharap pedagang bersama PD PHJ tetap menjaga kebersihan sehingga masyarakat nyaman untuk berbelanja.

"Pasar bukan TPA, jadi harus bersih, karena pasar tempat masyarakat membeli makanan atau sembako, kan kalau banyak lalat bagaimana nanti pembeli mau membeli, jadi harus bersih," katanya dengan tegas.

Adapun rangkian kegiatan dalam menyambut Hari Bayangkara ke-73, kata Heribertus, hanya kunjungan kemasyarakat yang ditutup dengan upacara.

"Kunjungan Religi, Kunjungan ke kaum duafa, bersih-bersih pasar dan terakhir nanti upacara Bendera," jelasnya.

Penulis: tom. Editor: tom.