HETANEWS

Kasus Pembakaran Ibu Tiri di Asahan, 17 Adegan Diperagakan dalam Pra-Rekonstruksi, Ini Penjelasan Kasat Reskrim

Dengan menggunakan kursi roda, tersangka pembakar ibu tiri, Jumasri alias Jum (47), memberikan keterangan dalam pra-rekonstruksi di TKP, Jalan Mawar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulau Bandring, Asahan, Senin (8/7/2019).

Asahan, hetanews.com - Jumasri alias Jum (47), warga Jalan Mawar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pulau Bandring, Asahan, yang tega membakar ibu tirinya, beberapa waktu lalu, pada Senin (8/7/2019), menjalani pra-rekonstruksi di lokasi tempat kejadian, yang menghebohkan warga sekitar tersebut.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Ricky Pripurna Atmaja menyebutkan, dalam kegiatan pra-rekonstruksi itu, terdapat 17 adegan, mulai dari perencanaan pembakaran hingga terjadi peristiwa yang membuat geger masyarakat.

"Ini pra-rekonstruksi. Untuk pra-rekonstruksi di TKP ini, ada 17 adegan. Empat adegan lainnya berada di lokasi lain, seperti SPBU tempat Jum membeli bensin dan lokasi pelarian tersangka," kata Ricky di lokasi.

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan penyidik dalam menentukan pasal yang akan diterapkan kepada tersangka Jumasri. Dalam pra-rekonstruksi ini dihadirkan dua orang saksi.

"Yang jelas ini kami buat untuk meyakinkan pembuktian Pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana kepada tersangka Jum terhadap ibu tirinya," jelasnya.

Ricky menceritakan, sebelum membakar Waginem, pada Selasa (25/6/2019) pagi, Jumasri sempat mengurungkan niatnya. Sebab, tersangka sudah berencana untuk melaksanakan aksinya, pada Senin (24/6/2019).

"Dari pra-rekonstruksi tadi terungkap, bahwa aksi Jum sempat tertunda karena mendengar azan maghrib. Dan pembakaran terhadap korban baru diwujudkan besok paginya," ungkapnya.

Pantauan di lokasi, Jumasri yang menggunakan kursi roda, menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga, terutama warga sekitar, tempat tinggalnya, karena telah membuat malu.

"Saya mohon maaf kepada warga disini, karena telah membuat malu dan saya akan mempertanggungjawabkan apa yang telah saya perbuat,"ucap Jumasri.

Penulis: rendi. Editor: gun.