HETANEWS.COM

Pemko Tebingtinggi Harus Tinjau Ulang MoU dengan Ramayana

Ketua GM FKPPI 0204 Tebingtinggi, Fery Tarigan. (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com - Ketua GM.FKPPI 0204 Tebingtinggi, Fery Tarigan, meminta Pemerintah Kota (Pemko) setempat untuk meninjau ulang MoU, dengan pihak Ramayana.

Pernyataan ini, disampaikannya kepada Hetanews.com, Senin (8/7/2019), ketika diminta tanggapannya terkait berdirinya bangunan yang peruntukannya menjadi Kopi Dolok, di lingkungan Ramayana.

Fery menegaskan, bahwa MoU yang dibuat oleh Pemko Tebingtinggi dengan Ramayana, pada tahun 2005 lalu, adalah Terminal Bus dan berubah menjadi pusat jajanan Pondok Sri Mersing, peruntukannya untuk pusat perbelanjaan Ramayana, sesuai dengan  Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diterbitkan Pemko Tebingtinggi.

Jadi dalam kegiatannya, Manajemen Ramayana dapat menyewakan ruang didalam bangunan untuk kegiatan perdagangan, ujarnya.

Berdirinya bangunan Kopi Dolok, diduga telah menyimpang dari MoU, antara Pemko Tebingtinggi dengan Ramayana, tegas Fery.

Karena berdirinya bangunan Kopi Dolok diduga telah menyalahi aturan, dan Manajemen Ramayana tidak berhak menyewakan tanah milik pemerintah kepada pihak lain, ujarnya lagi. Untuk itu, Pemko diminta untuk meninjau ulang MoU (kerjasama,red) yang telah dibuat terdahulu, tegasnya.

Penulis: wh. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!