HETANEWS

Kondisi Ban Jadi Penentu, Marquez Utamakan Posisi Klasemen

Pembalap Repsol Honda Marc Marquez.

Spanyol, hetanews.com - Pembalap tim MotoGP Repsol Honda Marc Marquez mengaku kondisi ban akan sangat menentukan jalannya Grand Prix (GP) Jerman di Sirkuit Sachsensring, Minggu (7/7/2019) malam WIB. Dia bahkan mengaku tak bernafsu mengejar kemenangan jika kondisi ban tak mendukung.

Marquez tercatat sudah meraih sembilan kemenangan beruntun di Sirkuit Sachsenring, terhitung sejak 2010, ketika masih tampil di kelas GP125 (Moto3). Namun, rider asal Spanyol itu kesulitan untuk memilih ban yang tepat buat balapan nanti.

Ban dengan kompon keras bisa aman digunakan hingga akhir balapan, tetapi sulit mencapai temperatur optimal. Sementara ban kompon lunak dengan mudah mencapai termperatur optimal, tetapi akan cepat tergerus.

Oleh sebab itu, Marquez lebih berniat untuk mengamankan posisi puncak klasemen, ketimbang menjadi juara di balapan kali ini. Saat ini dia memimpin dengan poin 160, unggul 44 angka dari rider Ducati Corse Andrea Dovizioso.

“Saya tidak akan memikirkan kemenangan ke-10. Saya lebih mengkhawatirkan poin kejuaraan, tetapi lihat saja nanti. Jika ban kehilangan performa karena satu dan lain hal atau merasa tidak nyaman, akan lebih baik merebut poin sebanyak mungkin,” kata Marquez.

“Kami sudah mempersiapkan diri untuk balapan dan mencoba segala jenis ban. Namun, kami masih belum yakin bakal menggunakan ban yang mana. Setiap ban rasanya berbeda, dan kami berupaya menganalisis yang terbaik untuk balapan,” ujarnya.

Pembalap berusia 26 tahun itu merasa rider Petronas Yamaha Fabio Quartararo, serta joki Monster Yamaha Maverick Vinales sebagai ancaman utama. 

Pembalap Suzuki Ecstar Alex Rins juga dianggap bisa merepotkannya. Tetapi, Marquez tak terlalu khawatir karena duo Ducati Dovizioso dan Danilo Petrucci kesulitan menghadapi Sirkuit Sachsenring.

“Pembalap Yamaha sedang dalam momentum positif, dan tampil dengan baik. Kecepatan Rins juga bagus. Saya beruntung dua Ducati mengalami sedikit kesulitan,” tutur Marquez.

sumber: inews.id

Editor: sella.