HETANEWS

Dipengaruhi Narkoba, Pemuda Ini Nekat Jambret HP Pegawai Telkomsel

Tersangka saat diamankan di kantor polisi. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com – Diduga karena sudah dipengaruhi narkoba, membuat RN (18), warga Jalan  DTM Abdullah, Kelurahan TB Kota III, Kecamatan TB Utara, Kota Tanjungbalai, nekat menjambret HP milik  Megawati Sirait (20), warga Jalan Sei Tentena, Kelurahan  Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai, Kamis (4/7/2019), sekira pukul 21.30 WIB, lalu.

Kejadian bermula, saat korban pulang dari sebuah warung ponsel dan menuju Jalan Sudirman, dan berniat singgah di Kantor Telkomsel, yang terletak di persimpangan Jalan Teuku Umar.

Ketika sampai di bundaran SMP 1, korban berbelok ke kiri untuk menuju arah kantornya. Namun saat akan sampai di kantor Telkomsel, korban membatalkan niatnya untuk singgah. Dan sebelumnya, korban juga sempat janjian dengan teman sekerjanya di Telkomsel untuk mengantarkan kartu yang akan dibawa ke Kisaran.

Nah, pada saat itu korban pun berbelok ke arah kiri, melalui Jalan Tugu dan saat di lokasi tersebut, sambil berkendara, korban mengeluarkan handphone miliknya dari kantong celana, dengan maksud untuk menelepon teman kerjanya, untuk menanyakan, apakah di rumah atau tidak.

Namun tidak disangka, tidak berapa lama saat menelepon, tiba-tiba saja muncul seorang laki-laki dengan ciri-ciri berbadan besar, memakai baju kaos hitam dengan mengendarai sepeda motor merk Honda Revo warna hitam, memepet kendaraan korban dengan jarak yang cukup dekat dari arah kiri. Pelaku merampas handphone korban, dengan menggunakan tangan kirinya secara kuat.

HP milik korban  yang dirampas pelaku. (foto/ferry)

HP pun berpindah tangan,  dan akibat tarikan yang terlalu kuat yang dilakukan pelaku, mengakibatkan tangan korban juga ikut tertarik ke arah kiri dan stang sepeda motor mereka bersenggolan, sehingga korban goyang saat membawa kendaraan dan terjatuh ke sebelah kiri. Kejadian itu mengakibatkan lutut sebelah kiri korban mengalami luka.

Danm pada saat korban terjatuh di depan sebuah rumah,  datanglah pemilik rumah dan ibunya menanyakan kejadian tersebut.

Mengetahui korban dirampok, anak pemilik rumah langsung tancap gas, mengejar pelaku dan terjadilah kejar-kejaran antara pelaku dan pemuda penolong ini.

Tepat di ujung jalan Tugu, mengarah ke Jalan Listrik,  karena gugup dikejar warga, pelaku pun terjatuh dan warga langsung menghubungi polisi.

Polisi yang tiba di TKP, langsung mengamankan pelaku dengan menyita 1 unit handphone android merk Realme 3 warna biru dan 1 unit Honda Revo warna hitam BK 4232 VAJ, sebagai barang bukti tindak kejahatan.

Septor yang dipakai pelaku. (foto/ferry)

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai yang diwawancarai pada Sabtu (6/7/2019)  mengatakan,  dari alat bukti yang telah dikumpulkan, telah cukup bukti kalau tersangka melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Namun saat akan dilakukan pemeriksaan (BAP), kita lakukan ke esokan harinya, sebab tersangka mengakui, bahwa dia baru saja menggunakan Narkoba dan terakhir pada hari Rabu, pukul 17.00 WIB.

"Terhadap tersangka akan dilakukan pemeriksaan pada pagi esoknya (Jumat ) karena saat itu masih dalam pengaruh narkoba dan  dikhawatirkan tidak konsisten dalam memberikan jawaban,"ujarnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijebloskan kedalam penjara, karena melanggar pasal 365 subs pasal 362 dari KUHPidana, dengan ancaman pidana 9 tahun, tegas AKBP Irfan Rifai.

Penulis: ferry. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.