HETANEWS

Tugas Penting Wali Kota Siantar yang Baru, Menghidupkan Kembali Pasar Tradisional

Kondisi Pasar Horas Siantar. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com - Penyelengaraan Pilkada Kota Pematangsiantar yang dijadwalkantahun 2020 mendatang oleh KPU, melabuhkan harapan warga untuk memiliki Wali Kota yang baru.

Ada keinginan warga, sosok Wali Kota yang punya kompetensi untuk memajukan kota berhawa sejuk ini, dari sektor pengembangan bisnis ataupun perdangangan.

Fokus mengembangkan sektor perdagangan dengan menghidupkan kembali pasar tradisional di Kota Pematangsiantar, merupakan poin penting untuk menghidupkan kembali perekonomian masyarakat kecil, khususnya pedagang.

Demikian disampaikan Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Perlindungan Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P4B) Pematangsiantar, Ejon Siahaan.

"Kepemimpinan Wali Kota saat ini masih jalan di tempat. Jadi Pilkada 2020 ini keputusan yang tepat. Harapannya, ada sosok Wali Kota yang dirindukan masyarakat," katanya, Sabtu (6/7/2019).

Secara umum, kata Ejon, Wali Kota yang terpilih nanti, adalah sosok Wali Kota yang benar benar peduli dengan kehidupan sosial masyarakat.

"Ada kepedulian Wali Kota bagi pedagang tradisional seperti kami. Pengembangan pasar tradisional sebagai prioritas Wali Kota. Karena pasar tradisional di Siantar ini adalah ikon kota,"ujarnya.

Pengembangan pasar tradisional sebagai prioritas utama Wali Kota nanti, jelas Ejon, dapat diawali dengan pembenahan. Bukan harus  revitalisasi gedung yang memerlukan biaya yang bersar, tegasnya.

Kemudian, menyusun regulasi maupun gagasan baru untuk memajukan pasar tradisional, yang kondisinya kian tergerus, dan diperhadapkan dengan keberadaan pasar modern dan jual beli online.

Penulis: gee. Editor: gun.
Komentar 1
  • Edi Damanik
    Geser lokasi Pajak Horas, guna pengembangan kota, jalanan di 2 sisi ruas jalan menimbulkan kemacetan, dan siantar memjadi kota square yg kumuh