HETANEWS.COM

Anggaran Dana untuk Orang Gila tak Mencukupi di Siantar

Psikiotik atau orang gila, di Jalan Sang Naualuh, Kota siantar, Senin (31/7/2018). (foto/gee)

Siantar, hetanews.com - Anggaran dana Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Siantar untuk penanganan orang gila, di kota itu tidak mencukupi.

Orang gila atau seseorang yang tidak waras kejiwaanya, ditangani oleh Dinsos P3A Siantar, lalu kemudian dititipkan di 14 Panti Rehabilitasi yang ada di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun.

Jika orang gila atau psikiotik, ditemukan meninggal dunia, tidak ada biaya yang dianggaran khusus dari Dinsos P3A. Misalnya keperluan untuk biaya pemakaman, peti mati atau kain kafan.

Jika misalnya Dinsos P3A menemukan psikiotik berkeliaran di jalanan dalam keadaan sakit, maka pihak Dinsos P3A akan mengusungnya ke rumah sakit, lalu kemudian diantar ke panti rehabilitasi.

Jika sebaliknya,  ditemukan orang gila di jalanan dalam keadaan meninggal dunia, Dinsos P3A akan turun menangani. Namun biaya khususnya tidak ada dianggarkan.

"Anggaran untuk itu tidak ada ditampung. Itu kebijakan saja. Misalnya kalau ada meninggal di panti, kami yang akan tanggung, kalau meninggal di jalan, kami juga yang nanggung," kata Sekretaris Dinsos P3A, Patrecia Marbun.

Orang gila yang ditangani oleh Dinsos P3A yang dititip di 14 panti rehabiltasi tersebut, kata Patrecia, umumnya memiliki identitas.

Karena tidak punya anggaran untuk biaya makan sehari – hari, para psikiotik di panti rehabilitasi, Dinsos P3A melakukan pendataan kepada mereka, supaya  tercatat sebagai penerima bantuan sosial seperti KIS.

"Kalau orang gila yang kita bawa dari jalan - jalan itu terkadang bisa ngomong. Kalau ditanyai tahu namanya dan asalnya. Ada lagi yang membawa KTP di sakunya," jelasnya.

Sementara jika pihaknya menemukan orang gila yang meninggal dunia tanpa identitas, dikebumikan dengan tanpa identitas atau Mr X, di pekuburan forensik RSUD Djasamen Saragih.

Jika ada pihak keluarga yang melakukan pencarian terhadap orang gila tersebut, pihaknya memberikan catatan khusus, berupa ciri - ciri fisik.

Penulis: gee. Editor: gun.